Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Bupati Kapuas Dukung Pelaksanaan KKN Reguler UPR Tahun 2025

Redaksi 11-06-2025, 11:36 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kapuas, HM Wiyatno didampingi Sekda Usis I Sangkai mengikuti audensi dengan LPPM UPR secara meeting zoom. (FOTO:DISKOMINFO)
Bupati Kabupaten Kapuas, HM Wiyatno didampingi Sekda Usis I Sangkai mengikuti audensi dengan LPPM UPR secara meeting zoom. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KUALA KAPUAS - Bupati Kapuas, HM Wiyatno menyatakan dukungannya terhadap pelaksanaan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Universitas Palangka Raya (UPR) Tahun 2025 di wilayah Kabupaten Kapuas.

Dukungan tersebut disampaikan saat menerima audiensi dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UPR melalui meeting zoom, bertempat di ruang kerjanya pada Selasa (10/6/2025).

Dalam pertemuan itu, Bupati Wiyatno didampingi Sekda Usis I Sangkai menyambut baik rencana penempatan mahasiswa KKN di berbagai desa di Kabupaten Kapuas.

Ia berharap program ini dapat memberikan kontribusi konkret bagi pembangunan dan pemberdayaan masyarakat desa.

“Kami menyambut baik kehadiran mahasiswa UPR untuk mengabdi di desa-desa kami. Semoga ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat serta memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah,” ujar Bupati.

Dan orang nomor satu di Kabupaten Kapuas ini menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor, khususnya antara institusi pendidikan tinggi dan pemerintah daerah.

“Program KKN ini merupakan sarana yang sangat baik bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah mereka pelajari secara langsung di masyarakat,” katanya.

Sebagai informasi, KKN Reguler UPR Tahun 2025 akan dilaksanakan pada Juli hingga Agustus 2025, dengan melibatkan ribuan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Mereka akan disebar ke sejumlah desa di Kabupaten Kapuas untuk menjalankan program pengabdian masyarakat di berbagai sektor, termasuk pendidikan, kesehatan, pertanian, ekonomi, dan lingkungan.

“Kegiatan ini diharapkan mampu membawa dampak positif yang berkelanjutan bagi masyarakat setempat, serta menjadi wadah pembelajaran kontekstual bagi para mahasiswa,” terangnya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard