Tiga Langkah Nyata PKK Bartim Wujudkan Keluarga Tangguh
SB, TAMIANG LAYANG - Di bawah teriknya matahari Desa Dayu, langkah-langkah kecil kader Posyandu menyusuri jalan tanah menuju balai desa. Di tangan mereka, bukan hanya dokumen atau logistik, tetapi harapan akan keluarga yang sehat, ibu yang kuat, dan balita yang tumbuh tanpa ancaman stunting.
Momen bersejarah di Kecamatan Karusen Janang. Tim Penggerak PKK Kabupaten Barito Timur kembali menunjukkan bahwa pembangunan keluarga bukan sekadar jargon, tetapi kerja nyata.
Dalam satu rangkaian kegiatan, tiga agenda strategis dijalankan bersamaan, yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT), Pembinaan Administrasi PKK, dan Bimbingan Teknis Kader Posyandu.
Dalam sambutannya yang dibacakan oleh Ketua III TP PKK, Rose Mery Chandra Ningsih, Ketua TP PKK Barito Timur Ny Misnawaty Yamin menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya fondasi keluarga.
“Keluarga yang sehat dan mandiri dibangun dari kesadaran akan gizi, administrasi yang tertib, dan kader yang terus belajar,” tegasnya, Rabu (11/6/2025).
Kegiatan PMT bagi ibu hamil dan balita bukan sekadar membagikan makanan. Kader memberikan penyuluhan tentang pentingnya protein hewani, sayuran segar, dan pola makan yang seimbang. Bagi seorang ibu muda bernama Lestari, PMT hari itu menjadi penyemangat.
“Anak saya dulu beratnya kurang, tapi setelah ikut Posyandu rutin dan dapat PMT, sekarang makannya lahap,” ujarnya dengan senyum haru.
Di sela kegiatan, para Ketua TP PKK Desa menerima pembinaan tentang penataan administrasi yang baik hal yang sering dianggap sepele, namun sangat menentukan keberhasilan program. “Tertib administrasi adalah tanda kita serius,” ungkap Rose.
Melalui pelatihan ini, diharapkan setiap desa mampu menjaga keberlangsungan program dengan dokumentasi yang rapi dan akuntabel.
Kader Posyandu yang sehari-hari berjibaku dengan timbangan bayi, imunisasi, dan penyuluhan gizi mendapat penyegaran pengetahuan melalui Bimtek. Tak hanya teori, mereka juga berbagi pengalaman satu sama lain.
“Saya jadi lebih percaya diri menghadapi orang tua yang kadang ragu untuk imunisasi,” kata Yanti, kader dari Desa Tuyau.
Acara yang dihadiri oleh Camat Karusen Janang beserta jajaran, Ketua TP PKK Kecamatan dan Desa, serta puluhan kader dan warga ini ditutup dengan penghargaan bagi kader-kader teladan. Dalam sambutan penutupnya, Ny Misnawaty melalui Rose mengungkapkan rasa hormatnya dan menyampaikan
Kader itu ibarat pelita di desa: menyala kecil, tapi cahayanya menyentuh banyak jiwa.
Momentum ini diharapkan menjadi titik tolak untuk semakin menguatkan sinergi antara pemerintah desa, PKK, dan masyarakat dalam membangun Barito Timur yang semakin SEGAH — Sehat, Ekonomis, Gotong Royong, Aktif, dan Harmonis. (sb/*)