Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Mendagri Serukan Ketegasan Kepala Daerah, Bupati Lamandau Siap Aplikasikan Hasil Retret IPDN

Redaksi 28-06-2025, 10:14 WIB 1 menit baca
Pelaksanaan penutupan retret Nasional Kepala Daerah yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor. (FOTO:ISTIMEWA)
Pelaksanaan penutupan retret Nasional Kepala Daerah yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, JATINANGOR – Menteri Dalam Negeri, Bima Arya, menegaskan pentingnya peran kepala daerah sebagai pemimpin yang tegas, responsif, dan kolaboratif.

Ia menyerukan agar para kepala daerah tidak hanya menjadi pelaksana kebijakan pusat, tetapi juga berani menertibkan organisasi kemasyarakatan (ormas) bermasalah dan menegakkan aturan daerah secara konsisten.

Pernyataan tersebut disampaikan dalam sambutannya pada penutupan Retret Nasional Kepala Daerah yang digelar di Kampus IPDN Jatinangor, Kamis (26/6/2025).

“Kepala daerah harus berani mengambil sikap, terutama dalam menjaga ketertiban di wilayahnya. Pemimpin yang efektif bukan hanya yang menjalankan perintah pusat, tapi juga yang mampu berinovasi dan terbuka terhadap kolaborasi lintas sektor,” ujar Mendagri Bima Arya.

Menanggapi arahan tersebut, Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra menyatakan bahwa kegiatan retret ini memberinya banyak inspirasi dan pengetahuan praktis yang dapat langsung diterapkan di daerah.

“Materi yang kami terima selama lima hari sangat aplikatif. Ini akan sangat membantu kami dalam mempercepat pembangunan di Lamandau,” ungkap Bupati Rizky.

Ia menegaskan komitmennya untuk segera mengintensifkan layanan publik, memperkuat kerangka hukum daerah, serta mempercepat hilirisasi sektor hasil bumi dan pertanian sebagai bentuk nyata implementasi dari retret ini.

“Retret ini bukan akhir, melainkan awal untuk bergerak lebih cepat dan lebih tepat. Kami optimis bahwa nilai-nilai kolaboratif dan transparansi yang didorong IPDN dapat diadopsi dalam tata kelola pemerintahan yang lebih baik dan berorientasi pada rakyat,” tambahnya.

Sebagai penutup kegiatan, panitia IPDN menyerahkan pin kehormatan dan sertifikat alumni kehormatan kepada seluruh peserta retret. Simbol ini menjadi pengingat moral dan komitmen bagi setiap kepala daerah dalam mewujudkan pelayanan publik yang profesional dan berpihak pada masyarakat. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard