Lewati ke konten utama
Provinsi

Anggota DPRD Kotim Klarifikasi Insiden Pecahnya Kaca Meja di Kantor Dinas Koperasi

Redaksi 10-07-2025, 12:49 WIB 1 menit baca
Hairis Salamad
Hairis Salamad

SB, SAMPIT – Anggota DPRD Kotawaringin Timur (Kotim), Hairis Salamad, memberikan klarifikasi terkait insiden pecahnya kaca meja di Kantor Dinas Koperasi, UKM, Perindustrian dan Perdagangan Kotim yang sebelumnya dikaitkan dengan dugaan aksi mengamuk dirinya.

Hairis membantah tudingan tersebut dan menegaskan bahwa kejadian itu tidak disengaja.

“Saat saya menekan meja, ujung meja itu sedikit menjorok dan terkena cincin saya, sehingga menyebabkan kaca pecah. Itu murni tidak disengaja. Kalau hal ini viral, saya mohon maaf, tapi tidak ada unsur kesengajaan,” ungkap Hairis saat diwawancarai pada Kamis (10/7/2025).

Hairis menjelaskan bahwa kedatangannya ke dinas tersebut bertujuan untuk mendampingi kelompok masyarakat penerima dana aspirasi (pokir) dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, yakni Kelompok Ojo Dumeh yang mengajukan permohonan bantuan alat masak katering.

Dalam pertemuan itu, terjadi miskomunikasi terkait persyaratan administratif, terutama mengenai status badan hukum kelompok penerima. Kelompok Ojo Dumeh berdiri berdasarkan SK Lurah, sementara dinas menyampaikan bahwa penerima hibah idealnya berbadan hukum.

“Saya hanya ingin memastikan agar aspirasi masyarakat tersalurkan sesuai aturan. Tapi penjelasan dari pihak dinas terkesan mempersulit, bukan memberikan solusi,” tambahnya.

Hairis menyoroti bahwa masyarakat dari wilayah jauh seperti Parenggean sudah bersusah payah datang ke Sampit dan seharusnya mendapatkan kepastian, bukan kebingungan.

“Yang dibutuhkan adalah solusi dan kejelasan, bukan pernyataan yang makin membingungkan kelompok masyarakat yang mengajukan bantuan,” tegasnya.

Sebelumnya, insiden ini sempat viral di media sosial Facebook dengan narasi yang menyebut seorang anggota DPRD "mengamuk" di kantor dinas terkait persoalan dana aspirasi. Unggahan disertai foto meja kaca pecah itu menarik berbagai komentar netizen, dan sebagian bahkan mengaitkannya dengan anggota DPRD Dapil V dari Partai PAN.

Hairis menegaskan bahwa sebagai wakil rakyat, ia hanya ingin memperjuangkan aspirasi masyarakat, dan insiden tersebut hanyalah akibat kesalahpahaman serta murni kecelakaan. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard