Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Tantangan ASN di Era Digital dan Generasi Z Jadi Perhatian

Redaksi 24-07-2025, 11:27 WIB 1 menit baca
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyampaikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi Kepegawaian Tahun 2025. (FOTO:PROKOMPIM)
Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini menyampaikan sambutan pada kegiatan Rapat Koordinasi Kepegawaian Tahun 2025. (FOTO:PROKOMPIM)

SB, PALANGKA RAYA – Pemerintah Kota Palangka Raya melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) menggelar Rapat Koordinasi Kepegawaian Tahun 2025 sebagai upaya memperkuat tata kelola sumber daya aparatur sipil negara (ASN) yang adaptif dan profesional di tengah tantangan era digital.

Kegiatan berlangsung di Aula Alltrue Hotel Palangka Raya, Rabu (23/7/2025) dan dibuka secara resmi oleh Wakil Wali Kota Palangka Raya, Achmad Zaini, mewakili Wali Kota Palangka Raya.

Kegiatan mengangkat tema “Pola Karir ASN untuk Menyongsong Indonesia Emas dengan Gempuran AI dan ASN Generasi Z,” rakor ini menjadi forum strategis untuk menyamakan persepsi dalam merancang pengembangan ASN di tengah disrupsi teknologi dan dinamika generasi.

Dalam sambutannya, Achmad Zaini menyoroti tantangan besar yang kini dihadapi birokrasi cepatnya perkembangan teknologi, otomatisasi pekerjaan, dan kehadiran Generasi Z yang membawa budaya kerja baru.

“Transformasi ini tidak bisa dihindari. ASN harus mampu beradaptasi, menguasai teknologi, dan menjadi agen perubahan dalam pemerintahan,” tegas Zaini.

Zaini juga menekankan pentingnya pola karir yang berbasis kompetensi dan prinsip meritokrasi, penguatan jabatan fungsional, serta penerapan manajemen talenta berbasis digital untuk mendukung karir ASN yang lebih terarah, adil, dan akuntabel.

Pemko Palangka Raya mendorong seluruh perangkat daerah untuk menyusun strategi pengembangan ASN yang sejalan dengan arah pembangunan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

“ASN adalah tulang punggung reformasi birokrasi. Dengan semangat kolaborasi dan integritas, kita songsong masa depan Indonesia yang lebih adaptif dan profesional,” pungkasnya.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Kantor Regional VIII Badan Kepegawaian Negara (BKN) Banjarmasin, yang membahas strategi penguatan sistem kepegawaian berbasis digital dan prinsip Sistem Merit dalam pengelolaan SDM aparatur.

Melalui forum ini, diharapkan terjadi peningkatan sinergi antar-OPD untuk menciptakan birokrasi yang lincah, inovatif, dan responsif terhadap kebutuhan zaman. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard