Lewati ke konten utama
Pemkab Barito Timur

Asiste I dan Kajari Bartim Apresiasi Buku Karya Siswa SMAN Paju Epat

Redaksi 09-08-2025, 10:40 WIB 1 menit baca
Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P Lelu dan Kajari Bartim Rahmad Isnaini, ketika menerima buku di Stand Bartim Expo 2025, Jumat (8/8/2025). (FOTO:ISTIMEWA)
Asisten I Setda Bartim, Ari Panan P Lelu dan Kajari Bartim Rahmad Isnaini, ketika menerima buku di Stand Bartim Expo 2025, Jumat (8/8/2025). (FOTO:ISTIMEWA)

SB, TAMIANG LAYANG – Sebuah karya literasi dari pelajar SMAN Paju Epat, berjudul “Bukan Sekadar Kata, Tapi Rasa”, mendapat apresiasi tinggi dari Pemerintah Kabupaten Barito Timur. Apresiasi ini disampaikan langsung oleh Asisten I Sekretariat Daerah Bartim, Ari Panan P. Lelu, dan Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Barito Timur, Rahmad Isnaini, saat mengunjungi stand Dinas Pendidikan dan Dinas Perpustakaan dalam rangkaian kegiatan Bartim Expo 2025, pada Jumat (8/8/2025).

Dalam kunjungan tersebut, keduanya menerima secara langsung buku hasil karya para siswa dan menyampaikan kekaguman atas kreativitas generasi muda Barito Timur di bidang literasi.

“Karya ini adalah bukti nyata kreativitas generasi muda Barito Timur. Bersama Pak Kajari, kami akan mendorong pembinaan dan pengembangan lebih lanjut agar potensi seperti ini terus berkembang,” ujar Ari Panan.

Ia juga menambahkan, buku ini akan disampaikan ke Dinas Pendidikan Provinsi Kalimantan Tengah sebagai bentuk promosi dan dukungan terhadap geliat literasi di kalangan pelajar.

Sementara itu, Kajari Bartim Rahmad Isnaini menyampaikan komitmennya untuk turut membina minat literasi dan menulis di kalangan pelajar.

“Kami mendukung sepenuhnya kreativitas pelajar, khususnya dalam dunia literasi. Ini adalah langkah awal menuju generasi muda yang cerdas dan produktif,” ucap Rahmad.

Buku "Bukan Sekadar Kata, Tapi Rasa" bukan hanya kumpulan tulisan. Ia lahir dari ketulusan dan semangat para pelajar, menjadi media ekspresi dan jembatan komunikasi antara jiwa penulis dan nurani pembaca.

“Buku ini ibarat suara yang lahir dari hati, merambat lewat baris kata, menembus batas ruang dan waktu. Ia berangkat dari meja sederhana di Paju Epat, namun gema pesannya sanggup menyentuh telinga dunia.”

Pemkab Barito Timur berharap dukungan ini menjadi motivasi bagi pelajar lainnya untuk terus berkarya, berinovasi, dan menjadi bagian dari perubahan positif di tengah masyarakat. (ogn/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard