Lewati ke konten utama
Pemkab Gunung Mas

Dispursasip Gumas Gelar Lomba Menulis Cerita Rakyat, Dorong Literasi dan Pelestarian Budaya

Redaksi 15-08-2025, 09:34 WIB 1 menit baca
Penyerahan hadiah lomba menulis cerita rakyat yang dilaksanakan oleh Dispursasip Gumas. (FOTO:DISKOMINFO)
Penyerahan hadiah lomba menulis cerita rakyat yang dilaksanakan oleh Dispursasip Gumas. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KUALA KURUN – Pemerintah Kabupaten Gunung Mas melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispursasip) Daerah menggelar Lomba Menulis Cerita Rakyat Daerah yang dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Lantai 3 Kuala Kurun, Rabu (13/8/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pelestarian budaya lokal sekaligus penguatan budaya literasi di tengah masyarakat.

Kegiatan dibuka oleh Kepala Bidang Perpustakaan, Yunike, yang mewakili Kepala Dinas Dispursasip, Maria Efianti. Dalam sambutannya, Yunike menyampaikan bahwa lomba ini merupakan bentuk apresiasi terhadap kreativitas masyarakat, sekaligus dukungan terhadap tumbuhnya kebiasaan membaca dan menulis.

“Cerita rakyat adalah warisan tak ternilai dari para leluhur yang mengandung nilai-nilai luhur dan kearifan lokal. Melalui lomba ini, kami ingin mengajak semua pihak untuk mencintai kekayaan budaya bangsa,” ujarnya.

Lomba ini diikuti oleh 34 peserta yang mengirimkan naskah cerita rakyat. Pendaftaran dan pengumpulan karya berlangsung dari 10 Juli hingga 6 Agustus 2025, disusul proses penilaian oleh dewan juri pada 8–10 Agustus, serta pengumuman 20 besar karya terbaik pada 11 Agustus 2025. Pengumuman pemenang dilakukan hari ini, 13 Agustus, sementara penyerahan hadiah akan berlangsung 17 Agustus, bertepatan dengan peringatan Hari Kemerdekaan RI.

Daftar Pemenang Lomba Menulis Cerita Rakyat Gunung Mas 2025

  • Juara I: Damai, S.H – Legenda Danum Tawah
  • Juara II: Cenitio – Legenda Danau Tambak
  • Juara III: Rini – Legenda Tumbang Lampahung

Juara Harapan:

  • Harapan I: Siswanto – Kesatria Dayak Membela Tanah Tercinta (Temanggung Tawa)
  • Harapan II: Tony Siantury – Asal Usul Tewang Pajangan
  • Harapan III: Efriansyah – Kampeng Burak

Dispursasip Gunung Mas berharap melalui kegiatan ini akan lahir penulis-penulis lokal baru yang aktif mendokumentasikan cerita rakyat sebagai bagian dari warisan budaya tak benda. Langkah ini juga diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam pelestarian identitas budaya Dayak dan memperkaya khasanah literasi daerah. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard