Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Bupati Halikinnor Apresiasi Langkah DLH Berhasil Tangani Volume Sampah

Redaksi 06-09-2025, 05:16 WIB 1 menit baca
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat meninjau TPA. (FOTO:ISTIMEWA)
Bupati Kabupaten Kotim, H Halikinnor saat meninjau TPA. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Halikinnor menyebut kondisi produksi sampah di wilayah Kotim masih terkendali.

Ia mengatakan meski sebelumnya sempat mendapatkan teguran karena tumpukan sampah di TPA.

Namun saat ini produksi sampah harian di Kotim hanya sekitar 200 ton. Ini jauh lebih rendah dari instruksi Presiden RI meminta daerah yang memproduksi hingga 1.000 ton.

"Kita apresiasi DLH karena produksi kita masih terkendali 200 ton dibandingkan beberapa daerah lain yang mencapai ribuan ton", kata Halikinnor, Sabtu (6/9/2025).

Meski begitu Halikinnor meminta tetap harus diwaspadai, karena kalau salah ditangani bisa menimbulkan masalah sosial seperti bau atau gangguan kesehatan.

Ia menegaskan, persoalan sampah tidak boleh dianggap sepele. Sekalipun volumenya lebih kecil dibanding daerah lain, pengelolaan yang tidak tepat dapat berakibat pada kenyamanan masyarakat.

Halikinnor mengakui, Kotim sempat mendapat peringatan dari pemerintah pusat terkait masalah penanganan sampah. Namun saat ini kondisi itu sudah membaik setelah dilakukan upaya intensif.

“Syukur alhamdulillah sekarang sudah terurai semua. Saya berterima kasih kepada Dinas Lingkungan Hidup (DLH) dan juga OPD lain yang sudah bekerja keras menangani masalah ini,” ucapnya.

Menurutnya, keberhasilan tersebut tidak terlepas dari sinergi antarinstansi. Pemerintah daerah terus berupaya melakukan perbaikan, baik dari sisi pengangkutan, pengolahan, hingga edukasi kepada masyarakat.

“Kami berkomitmen bagaimana agar persoalan sampah tidak menjadi masalah sosial di kemudian hari. Karena kalau lingkungan kita bersih, maka masyarakat juga akan lebih sehat,” jelasnya.

Lebih lanjut, Halikinnor menambahkan, Pemkab Kotim akan mencari terobosan untuk mengurangi volume sampah.

Edukasi kepada masyarakat tentang pengelolaan sampah rumah tangga juga akan terus digencarkan.

“Pengelolaan sampah ini bukan hanya tugas pemerintah, tapi juga butuh peran aktif masyarakat. Jika semua bersinergi, Insya Allah Kotim akan tetap bersih dan sehat,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard