Pra Rakor Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Triwulan III Tahun 2025
SB, KUALA KAPUAS – Pra Rapat Koordinasi Pengendalian dan Evaluasi (Pra-Rakordalev) Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah Kabupaten Kapuas Triwulan III Tahun Anggaran 2025 dibuka Bupati Kapuas H. M. Wiyatno, S.P., yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Kapuas, Usis I. Sangkai di Aula Bapperida Kapuas, pada Senin (7/10/2025).
Hadir para Asisten Setda, Kepala Satuan Perangkat Daerah, Camat se-Kabupaten Kapuas, serta sejumlah tamu undangan.
Dalam sambutan Bupati Kapuas yang dibacakan Sekda Usis I. Sangkai, disampaikan pelaksanaan Pra-Rakordalev ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Kapuas, untuk sinkronisasi data capaian pembangunan daerah Triwulan III Tahun Anggaran 2025 atau kondisi per 30 September 2025.
"Data tersebut akan digunakan untuk melihat capaian pelaksanaan rencana pembangunan yang diukur melalui target-target indikator, sebagaimana ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Daerah (RPD) Kabupaten Kapuas Tahun 2024–2026 serta Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2025," ucapnya.
"Melalui data yang terkumpul, kita dapat melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan rencana pembangunan daerah, sehingga target-target indikator pembangunan yang telah direncanakan dapat dikendalikan ketercapaiannya," jelas Usis.
Lanjutnya hasil evaluasi akan menjadi bahan penting untuk mengidentifikasi potensi, hambatan, dan permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan program dan kegiatan pembangunan. Sehingga dari hasil tersebut, diharapkan seluruh perangkat daerah dapat melakukan perbaikan dan penyesuaian agar pelaksanaan program di triwulan berikutnya lebih efektif.
"Dalam beberapa kegiatan sebelumnya, berdasarkan hasil pemantauan, masih terdapat catatan terkait pelaksanaan program dan penyerapan anggaran yang belum mencapai target. Karena itu, kita perlu melakukan percepatan dan memperkuat koordinasi," tegasnya.
Sekda mengakui pembahasan dalam Pra-Rakordalev juga menyoroti beberapa program prioritas pembangunan daerah, di antaranya Penurunan stunting, Penanganan kemiskinan ekstrem, Penguatan infrastruktur dasar, Peningkatan layanan pendidikan dan kesehatan, serta Tindak lanjut program nasional pengembangan kawasan sentra produksi pangan (KSPP) di Kabupaten Kapuas.
"Pelaksanaan anggaran tahun 2025, baik yang bersumber dari APBN maupun APBD, dapat memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi daerah secara berkelanjutan," bebernya.
"Kita harus melakukan percepatan dalam penyerapan anggaran, dan memastikan program pembangunan berjalan sesuai jadwal serta mencapai target yang diharapkan," jelasnya lagi.
Sekda menegaskan hasil pembahasan Pra-Rakordalev akan ditindaklanjuti dalam Rakor Pengendalian dan Evaluasi utama yang dijadwalkan pada hari Kamis, melibatkan langsung Bupati dan Wakil Bupati Kapuas.
"Dari data yang terkumpul ini, kita bahas kembali bersama pimpinan daerah. Harapannya, program-program prioritas seperti penanggulangan kemiskinan, stunting, dan kemiskinan ekstrem dapat terus disinergikan dengan pemerintah pusat, sehingga Kabupaten Kapuas semakin maju dan bersinar," tandasnya. (f4/sb)