Lewati ke konten utama
Pemkab Lamandau

Redaksi 15-11-2025, 05:25 WIB 2 menit baca

SB, NANGA BULIK – Wakil Bupati Lamandau, Abdul Hamid, menyambut baik program distribusi Al-Qur’an yang dilakukan oleh Badan Wakaf Al-Qur’an (BWA) di wilayah Kalimantan Tengah. Program tersebut dinilai sangat membantu dalam mendukung pembinaan akhlak generasi muda sejak usia dini. 

"Saya bangga dengan adanya wakaf Al-Qur’an ini. Melalui program ini, kita berharap para ustadz dapat membina generasi muda dengan akhlak yang baik," ujar Abdul Hamid dalam kegiatan pendistribusian Al-Qur’an di Mushola An-Nur di perumahan griya bukit hibul permai, Sabtu (15/11/2025).

Wabup juga menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Lamandau terus memberikan perhatian kepada para ustadz yang berperan langsung dalam pendidikan agama di masyarakat.

"Kami dari pemerintah daerah saat ini memberikan insentif kepada ustadz sebagai bentuk dukungan terhadap tugas mulia mereka dalam membangun akhlak dan karakter anak-anak kita," tambahnya.

Pada tahap pertama distribusi, Tim Badan Wakaf Al-Qur’an menyalurkan 40.000 mushaf Al-Qur’an untuk wilayah Kalimantan Tengah, meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau, Sukamara, Kotawaringin Timur, Sampit, serta Seruyan/Pembuang.

Perwakilan BWA Jakarta, Weli Kurniawan, mengatakan bahwa kegiatan distribusi ini membuka mata pihaknya terhadap kondisi nyata kebutuhan Al-Qur’an di beberapa daerah.

"Alhamdulillah selama mendistribusikan Al-Qur’an di Kalimantan Tengah, kami banyak menemukan fakta bahwa di daerah-daerah yang kami lalui, terutama di Kuala Jelai, banyak Al-Qur’an dalam kondisi rusak. Masyarakat sangat senang dengan hadirnya program ini," ungkap Weli.

Ia juga menceritakan bahwa pendistribusian dilakukan bersama komunitas offroader dari Kobar menggunakan iring-iringan 10 mobil untuk mencapai daerah pelosok.

"Kami singgah dari masjid ke masjid, juga ke TPQ dan TPA, agar Al-Qur’an benar-benar sampai kepada masyarakat yang membutuhkan," jelasnya.

Program wakaf Al-Qur’an ini diharapkan mampu memperkuat pendidikan agama di daerah-daerah terpencil serta menumbuhkan generasi muda yang berakhlak mulia di Kalimantan Tengah. (BY/SB)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard