Bupati Lamandau Resmi Buka Festival Seni Qasidah IX Tingkat Kabupaten Tahun 2025
SB, NANGA BULIK - Bupati Lamandau, Rizky Aditya Putra, secara resmi membuka Festival Seni Qasidah IX Tingkat Kabupaten Lamandau Tahun 2025 yang digelar di halaman Masjid Baiturrahman Nanga Bulik, Sabtu (13/12/2025).
Festival ini diikuti oleh para peserta dari berbagai kecamatan se-Kabupaten Lamandau sebagai bentuk partisipasi aktif dalam pengembangan seni budaya Islami di daerah.
Dalam sambutannya, Bupati Rizky Aditya Putra menegaskan bahwa Festival Seni Qasidah tidak hanya menjadi ajang perlombaan semata, melainkan momentum penting untuk meneguhkan kecintaan masyarakat terhadap syiar Islam melalui seni budaya yang indah, sarat makna, dan menyejukkan jiwa.
Menurutnya, seni qasidah memiliki peran strategis sebagai sarana dakwah yang lembut dan penuh nilai. Melalui lantunan qasidah, pesan-pesan moral, pembinaan akhlak mulia, serta ajakan untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dapat disampaikan dengan cara yang menenangkan dan mudah diterima oleh seluruh lapisan masyarakat.
Bupati juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Lembaga Seni Qasidah Indonesia (LASQI) Kabupaten Lamandau yang dinilai konsisten dalam membina serta mengembangkan seni qasidah di daerah.
“Melalui festival ini, saya berharap akan lahir generasi muda yang tidak hanya berprestasi di bidang seni, tetapi juga memiliki akhlak yang baik dan mampu menjadi teladan di tengah masyarakat,” ujar Bupati.
Lebih lanjut, Bupati menyampaikan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Lamandau menyambut baik serta memberikan dukungan penuh terhadap penyelenggaraan Festival Seni Qasidah. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang religius, harmonis, serta menjunjung tinggi nilai toleransi dan kerukunan antarumat beragama.
Ia berharap melalui seni qasidah, syiar Islam dapat terus berkembang, ukhuwah Islamiyah semakin kuat, dan kecintaan masyarakat terhadap seni budaya bernapaskan religius semakin meningkat.
“Jadikan festival ini sebagai wadah untuk meningkatkan kualitas seni, mempererat silaturahmi, serta menanamkan nilai-nilai Islami dalam kehidupan sehari-hari,” pungkasnya. (sb)