Bupati Lamandau Terbitkan SE Gerakan Solidaritas Bencana, Hiburan Malam Tahun Baru Ditiadakan
SB, NANGA BULIK– Bupati Lamandau Rizky Aditya Putra mengeluarkan Surat Edaran Nomor: 400/3/XII/Kesra/-2025 tentang Gerakan Bersama dan Solidaritas Bencana di Pergantian Tahun. Surat edaran ini ditujukan kepada seluruh Kepala Perangkat Daerah, Kepala Desa dan Lurah, pimpinan badan usaha swasta, serta pimpinan organisasi masyarakat di Kabupaten Lamandau, pada Selasa (16/12/2025)
Kebijakan tersebut dikeluarkan sebagai bentuk empati dan kepedulian terhadap musibah bencana alam yang melanda sejumlah wilayah di Indonesia, khususnya Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat, yang terdampak banjir bandang dan tanah longsor.
Dalam surat edaran tersebut, Bupati Lamandau mengimbau agar seluruh perangkat daerah, pemerintah desa, badan usaha, serta organisasi masyarakat tidak menyelenggarakan kegiatan hiburan, pesta, konvoi, maupun aktivitas lain yang berpotensi menimbulkan keramaian berlebihan pada malam pergantian tahun.
Selain itu, organisasi dan kelompok keagamaan diharapkan memperbanyak kegiatan keagamaan dan doa bersama sesuai dengan keyakinan masing-masing. Kegiatan doa dapat dilaksanakan di rumah ibadah, balai desa, maupun tempat umum yang aman, dengan tujuan menyongsong tahun baru, memohon perlindungan dari bencana, serta mendoakan para korban bencana alam.
Bupati Lamandau juga mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk menunjukkan kepedulian melalui dukungan moral maupun bantuan materiil guna meringankan beban saudara-saudara yang terdampak bencana. Saat ini, Pemerintah Kabupaten Lamandau turut menggalang donasi secara sukarela, baik dari kalangan ASN maupun masyarakat umum.
"Sebagai bentuk empati dan solidaritas untuk saudara-saudara kita yang terkena bencana, kegiatan hiburan pada malam tahun baru kita tiadakan. Kita ingin menunjukkan bahwa Lamandau ikut peduli, meski terpisah jarak ribuan kilometer," demikian disampaikan dalam surat edaran tersebut.
Meski demikian, masyarakat tetap dipersilakan menghabiskan malam pergantian tahun bersama keluarga atau tetangga sekitar, selama tidak menimbulkan keramaian berlebihan dan tetap menjaga ketertiban serta keamanan.
Melalui gerakan ini, Pemerintah Kabupaten Lamandau berharap semangat kebersamaan, empati, dan solidaritas sosial semakin menguat di tengah masyarakat, sekaligus menjadi pengingat bahwa pergantian tahun dapat dimaknai dengan refleksi, doa, dan kepedulian terhadap sesama. (BY/SB)