DPRD Apresiasi Pemkab Kotim Komitmen Jalankan Program BPBL
SB, SAMPIT - Anggota komisi 1 DPRD Kotawaringin Timur (Kotim) Eddy Mashamy, mengapresiasi komitmen pemerintah daerah perluas akses energi program Pasang Baru Listrik (BPBL) Tahun 2025.
Diketahui sebanyak 803 rumah tangga di Kabupaten Kotim kini memiliki harapan baru untuk mendapatkan akses listrik gratis. Dukungan tersebut diwujudkan melalui surat resmi Bupati Kotim nomor 500.10.17/696/Setda. SDA/2025.
Menurut Eddy, langkah ini menjadi bukti nyata kehadiran pemerintah daerah dalar? meningkatkan kualitas hidup masyarakat hingga ke tingkat akar rumput.
"Akses listrik bukan sekadar fasilitas dasar, tetapi juga fondasi penting untuk mendorong produktivitas dan kesejahteraan warga," kata Eddy, Jumat (2/1/2025).
Apresiasi juga disampaikan kepada Anggota DPR RI Fraksi PAN, Muhammad Syauqie yang memprakarsai dengan gigih memperjuangkan aspirasi energi masyarakat Kalimantan Tengah di tingkat pusat. Peran aktif tersebut dinilai menjadi faktor penting masuknya program BPBL ke Kotim.
Selain itu, Eddy turut menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Kalimantan Tengah atas usulan strategis melalui surat nomor 671/1023/IV.3/DESDM.
Usulan tersebut disebut menjadi jembatan penting bagi percepatan pembangunan infrastruktur kelistrikan di daerah.
Pemkab Kotim menegaskan komitmennya dalam memerangi ketimpangan akses energi melalui dukungan penuh terhadap Program BPBL 2025. Program ini merupakan hasil kolaborasi strategis antara pemerintah daerah, pemerintah provinsi Kalimantan Tengah, dan DPR RI.
Pemerintah menegaskan program BPBL, bertujuan meringankan beban ekonomi masyarakat kurang mampu sekaligus meningkatkan rasic elektrifikasi di Bumi Habaring Hurung.
"Kami berharap fasilitas listrik ini dapat dimanfaatkan secara bijak untuk mendukung kegiatan produktif maupun kebutuhan rumah tangga sehari-hari," ujar Eddy.
Melalui program Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan Kalimantan Tengah, sebanyak 12 desa di Kabupaten Kotim dipastikan akan segera teraliri listrik oleh PT PLN (Persero).
"Sinergi lintas sektor ini adalah bukti bahwa kepentingan rakyat menjadi prioritas utama. Dengan masuknya listrik ke desa-desa dan rumah. warga, kita berharap roda ekonomi lokal bergerak lebih cepat, anak-anak bisa belajar derigan lebih baik, dan kesejahteraan masyarakat semakin meningkat," ujar dewan Dapil 3 Kotim ini.
Dengan semangat "Kotim Terang, Rakyat Sejahtera", pemerintah daerah dan DPRD berharap program ini menjadi amal bakti bersama yang manfaatnya dapat dirasakan secara luas oleh seluruh masyarakat Kotim. (f1/SB)