Lewati ke konten utama
Pemkab Gunung Mas

Pimpin Apel Besar ASN Awal 2026, Ini Penekanan Bupati Gumas Kepada ASN

Redaksi 05-01-2026, 02:43 WIB 2 menit baca
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong ketika memimpin apel awal masuk 2026. (FOTO:ISTIMEWA)
Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong ketika memimpin apel awal masuk 2026. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA KURUN – Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, memimpin Apel Besar Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten Gunung Mas di awal Tahun 2026. Apel tersebut diikuti oleh Sekretaris Daerah, para asisten, staf ahli, kepala perangkat daerah, serta seluruh ASN di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gunung Mas. Kegiatan berlangsung di Halaman Kantor Bupati Gunung Mas, Senin (05/01/2026).

Dalam amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk memanjatkan puji dan syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena masih diberikan kesehatan dan kesempatan untuk mengawali tahun 2026 dengan semangat baru dalam menjalankan tugas serta pengabdian kepada masyarakat.

Bupati menyampaikan bahwa apel besar ini menjadi momentum penting untuk menyatukan barisan, memperkuat komitmen, serta menyamakan persepsi dalam mewujudkan visi dan misi pembangunan Kabupaten Gunung Mas.

“Tujuan utama pembangunan daerah adalah meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pembangunan infrastruktur yang terkoneksi, serta inovasi dalam digitalisasi pelayanan publik,” tegasnya.

Lebih lanjut, Bupati menekankan tiga poin utama yang harus menjadi perhatian seluruh ASN di awal tahun 2026. Pertama, disiplin sebagai napas pelayanan. Menurutnya, disiplin tidak hanya soal kehadiran atau presensi tepat waktu, tetapi juga komitmen dan tanggung jawab dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

Ia menegaskan tidak ingin lagi mendengar adanya keluhan masyarakat terkait pelayanan yang lambat akibat ketidakhadiran atau kelalaian aparatur. ASN, kata dia, harus menjadi teladan dalam ketaatan terhadap aturan.

Kedua, kinerja berbasis output dan outcome. Bupati menekankan bahwa setiap program dan kegiatan harus memberikan dampak nyata bagi masyarakat. Setiap rupiah anggaran yang dikelola harus memberi manfaat dan tidak hanya habis untuk rutinitas semata.

“Gunakan target kinerja sebagai kompas, bukan sebagai beban. Mari tingkatkan profesionalisme dan kembangkan inovasi untuk memangkas birokrasi yang berbelit-belit,” ujarnya.

Ketiga, internalisasi pelaksanaan program unggulan Tambun Bungai. Bupati menjelaskan bahwa Tambun Bungai bukan sekadar slogan, melainkan harus diimplementasikan dalam setiap kebijakan dan tindakan aparatur. Program ini mengedepankan nilai keberanian, keadilan, kerja keras, dan semangat membangun daerah.

Program Tambun Bungai Maju dilaksanakan dengan fokus pada pembangunan jangka menengah daerah berdasarkan RPJMD 2025–2029. Program ini mencakup Tambun Bungai Sehat, Tambun Bungai Cerdas, Tambun Bungai Mandiri, dan Tambun Bungai Bermartabat sebagai wujud pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Selain itu, Bupati juga menekankan pentingnya disiplin pegawai sebagai fondasi peningkatan kinerja pemerintah daerah. Ia meminta seluruh ASN bekerja dengan integritas, loyalitas, dan tanggung jawab, serta tidak menjadikan jabatan dan status sebagai alat untuk bersikap eksklusif.

“Jabatan dan status sebagai ASN adalah amanah. Jadikanlah sebagai sarana untuk menjadi pelayan masyarakat yang rendah hati dan berprestasi tinggi,” pesannya.

Menutup amanatnya, Bupati mengajak seluruh ASN untuk bekerja dengan semangat Habangkalan Penyang Karuhei Tatau, serta membangun Kabupaten Gunung Mas dengan kasih, integritas, dan kerja keras. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard