Kontribusi Perusahaan Minim Perbaikan Jalan Tanjung Bawan-Kuala Kuayan
SB, SAMPIT - Anggota DPRD Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) Daerah Pemilihan V, Muhammad Abadi, menyoroti minimnya kontribusi sejumlah perusahaan dalam upaya perbaikan jalan rusak parah di wilayah utara Kotim, khususnya ruas Tanjung Bawan–Kuala Kuayan, Kecamatan Mentaya Hulu.
Abadi mengungkapkan, terdapat dua perusahaan yang dinilai belum menunjukkan itikad baik untuk membantu penanganan infrastruktur jalan, yakni PT Sapindo dan Sarpatim.
Padahal, kedua perusahaan tersebut telah diundang oleh pihak kecamatan untuk melakukan koordinasi bersama.
“Sapindo dan Sarpatim sudah diundang oleh pak camat, tapi tidak hadir. Sampai sekarang belum ada itikad baik untuk membantu infrastruktur di sekitar masyarakat,” tegas Abadi, Kamis (22/1/2026).
Menurutnya, meskipun kedua perusahaan tersebut tidak secara langsung melintasi ruas jalan yang mengalami kerusakan, kepedulian terhadap kondisi lingkungan sekitar tetap menjadi tanggung jawab moral perusahaan, terutama karena mereka beroperasi dan memperoleh keuntungan di wilayah Kotim.
Abadi menilai, kontribusi perusahaan dalam membantu perbaikan jalan tidak akan memberatkan jika dibandingkan dengan hasil usaha yang telah mereka peroleh selama beroperasi di daerah tersebut.
“Kami mendorong pemerintah kabupaten maupun pemerintah pusat untuk menekan perusahaan agar mau berkontribusi bagi daerah. Tidak seberapa dibandingkan dengan hasil yang mereka peroleh di sini,” katanya.
Ia menegaskan, kontribusi perusahaan dapat diwujudkan melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), yang seharusnya memberikan manfaat nyata dan dirasakan langsung oleh masyarakat sekitar.
Abadi berharap ke depan ada sinergi yang lebih kuat antara pemerintah daerah dan pihak perusahaan dalam mendukung pembangunan infrastruktur, khususnya di wilayah yang selama ini masih tertinggal dan mengalami kerusakan jalan cukup parah. (f1/SB)