Lewati ke konten utama
Pemkab Seruyan

Pemkab Seruyan Kaji Tiru ke Banyuwangi, Perkuat Tata Kelola dan Digitalisasi Pelayanan Publik

Redaksi 12-02-2026, 09:44 WIB 1 menit baca
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda bersama Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi ketika melaksanakan kaji tiru ke Kabupaten Banyuwangi. (FOTO:DISKOMINFO)
Bupati Seruyan, Ahmad Selanorwanda bersama Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi ketika melaksanakan kaji tiru ke Kabupaten Banyuwangi. (FOTO:DISKOMINFO)

SB, KUALA PEMBUANG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Seruyan melakukan kaji tiru ke Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, sebagai langkah memperkuat tata kelola pemerintahan, pengembangan pariwisata, serta percepatan digitalisasi pelayanan publik.

Banyuwangi dipilih karena keberhasilannya meraih predikat AA dalam penilaian Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), menjadikannya sebagai kabupaten pertama di Indonesia yang mencapai capaian tersebut, Selasa (10/2/2026).

Kunjungan kerja ini dipimpin langsung oleh Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda, didampingi Wakil Ketua I DPRD Seruyan Harsandi. Turut serta dalam rombongan Tim Satgas PPDKSIK, para kepala perangkat daerah, serta Pelaksana Tugas (Plt) Sekretaris DPRD Seruyan. Rombongan disambut oleh Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani di Aula Minak Jinggo, Kantor Sekretariat Daerah Banyuwangi.

Bupati Seruyan Ahmad Selanorwanda menyampaikan bahwa kaji tiru ini bertujuan untuk menyerap praktik-praktik terbaik yang telah diterapkan Banyuwangi, khususnya dalam hal digitalisasi pemerintahan dan peningkatan kualitas pelayanan publik.

“Kami datang untuk belajar. Banyak inovasi yang bisa kami jadikan referensi, mulai dari manajemen birokrasi, kualitas layanan, hingga promosi daerah agar lebih berdaya saing,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan Banyuwangi dalam membangun sistem pemerintahan yang akuntabel dan berbasis digital menjadi contoh konkret yang dapat diadaptasi sesuai dengan kebutuhan dan karakteristik Kabupaten Seruyan.

Sementara itu, Bupati Banyuwangi Hj. Ipuk Fiestiandani berharap kegiatan kaji tiru tersebut dapat memberikan manfaat nyata bagi Kabupaten Seruyan sekaligus membuka peluang kolaborasi antardaerah.

“Banyuwangi kuat di sektor pariwisata dan digitalisasi, sedangkan Seruyan memiliki potensi besar di bidang pertanian dan perkebunan. Ke depan, kami ingin saling belajar untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya.

Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin sinergi dan kerja sama berkelanjutan antara kedua daerah dalam rangka mendorong percepatan pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard