Lewati ke konten utama
Pemkab Seruyan

Wabup Seruyan: Gerakan Pangan Murah untuk Jaga Stabilitas Harga Pangan

Redaksi 17-02-2026, 12:17 WIB 2 menit baca
Wakil Bupati Seruyan Supian meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Jumat (13/2/2026). FOTO: MC SERUYAN
Wakil Bupati Seruyan Supian meninjau langsung pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN) digelar di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Jumat (13/2/2026). FOTO: MC SERUYAN

SB, KUALA PEMBUANG - Pemerintah Kabupaten Seruyan terus berkomitmen dalam menjaga stabilitas harga, dan ketersediaan bahan pangan melalui pelaksanaan Gerakan Pangan Murah (GPM) dalam rangka menyambut Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN).

Pelaksanaan di halaman Kantor Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Seruyan, Jumat (13/2/2026).

Wakil Bupati Seruyan, Supian yang meninjau langsung mengatakan GPM dilaksanakan untuk menyambut sejumlah momentum keagamaan dan hari besar nasional, di antaranya Tahun Baru Imlek, bulan suci Ramadan, Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, serta Hari Suci Nyepi Tahun 2026.

Wabup menegaskan, GPM merupakan wujud komitmen pemerintah daerah dalam menjaga stabilitas harga, ketersediaan pasokan, dan daya beli masyarakat.

"GPM merupakan bentuk nyata kepedulian dan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan dalam menjaga stabilitas harga pangan serta melindungi daya beli masyarakat, khususnya menjelang hari besar keagamaan," ucapnya. 

Lanjutnya menjelang Imlek, Ramadan, Idulfitri, dan Nyepi, kebutuhan pangan masyarakat cenderung mengalami peningkatan. Apabila tidak diantisipasi dengan baik, kondisi tersebut berpotensi menimbulkan lonjakan harga yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat, terutama keluarga berpenghasilan rendah.

"Melalui program ini, pemerintah daerah berupaya menghadirkan bahan pangan pokok dengan harga terjangkau, kualitas yang baik, serta distribusi yang merata," tegasnya.

Wabup juga mengapresiasi sinergi dan dukungan dari berbagai instansi, distributor, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan Gerakan Pangan Murah tersebut.

Dirinya berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

"Kami berharap masyarakat dapat merasakan langsung manfaat dari program ini, sehingga dapat menyambut bulan suci Ramadan, Hari Raya Idul Fitri, dan Hari Suci Nyepi dengan tenang, bahagia, dan penuh rasungkapnya" ungkapnya.

Sementara Kepala DKPP Kabupaten Seruyan, Sri Susanti, menyampaikan bahwa pelaksanaan GPM merupakan bentuk nyata kehadiran pemerintah daerah di tengah masyarakat, khususnya dalam menghadapi potensi kenaikan harga bahan pokok.

"Kegiatan ini kami selenggarakan sebagai upaya membantu masyarakat memenuhi kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau, sekaligus menjaga stabilitas pasokan dan harga pangan di pasaran menjelang hari besar keagamaan," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa tujuan utama kegiatan ini tidak hanya untuk meringankan beban masyarakat, tetapi juga untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

"Tujuan kegiatan ini adalah meringankan beban masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pokok, menjaga stabilitas harga pangan, serta memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Seruyan," jelas Sri Susanti.

Pada Gerakan Pangan Murah serentak yang dilaksanakan pada 13 Februari 2026 tersebut, pemerintah menyediakan berbagai komoditas pangan strategis yang dibutuhkan masyarakat. Adapun komoditas yang dijual meliputi beras SPHP, gula pasir, minyak goreng merek Sunco, minyak goreng curah, telur ayam, daging ayam, bawang merah, serta bawang putih.

Sri Susanti juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Seruyan, distributor, pelaku usaha, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia menyadari bahwa dalam pelaksanaannya masih terdapat keterbatasan.

"Kami menyadari masih ada kekurangan dalam pelaksanaan kegiatan ini. Untuk itu, kami mohon maaf dan berharap Gerakan Pangan Murah ini tetap dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat," pungkasnya. (MC SERUYAN/SB) 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard