Lewati ke konten utama
Pemkab Seruyan

Pj Sekda Seruyan Ikuti Rakor Pengendalian Inflasi, Tegaskan Komitmen Jaga Stabilitas Harga

Redaksi 20-02-2026, 01:01 WIB 1 menit baca
Pj Sekda Seruyan, dr Bahrun Abbas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Mingguan yang digelar secara daring. (FOTO:ISTIMEWA)
Pj Sekda Seruyan, dr Bahrun Abbas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Mingguan yang digelar secara daring. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, KUALA PEMBUANG – Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Seruyan, dr Bahrun Abbas mengikuti Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Mingguan yang digelar secara daring dan pimpin Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Rabu (18/2/2026). Rakor tersebut diikuti seluruh pemerintah daerah sebagai upaya menjaga stabilitas harga di masing-masing wilayah.

Dalam paparan yang disampaikan, inflasi nasional Januari 2026 tercatat sebesar 3,55 persen, sedikit di atas target inflasi nasional yang berada pada kisaran 1,5-3,5 persen. Inflasi tertinggi terjadi di Provinsi Aceh sebesar 6,69 persen, sedangkan terendah tercatat di Provinsi Kepulauan Riau sebesar 1,9 persen.

Sejumlah komoditas menjadi penyumbang utama kenaikan harga di berbagai daerah, antara lain cabai rawit, cabai merah, daging ayam ras, dan daging sapi.

“Pemerintah daerah diminta mengoptimalkan enam langkah konkret pengendalian inflasi, yaitu operasi pasar murah, sidak pasar dan distributor, kerja sama antar daerah penghasil, gerakan menanam, realisasi Belanja Tidak Terduga (BTT), serta dukungan transportasi melalui APBD,” ujar dr. Bahrun Abbas.

Ia menambahkan, “Intervensi stabilitas harga harus difokuskan terutama pada komoditas yang mengalami kenaikan selama dua minggu berturut-turut agar tidak memicu lonjakan inflasi lebih tinggi.”

Untuk Kabupaten Seruyan, Indeks Perkembangan Harga (IPH) Minggu II Februari 2026 tercatat sebesar 0,55. Komoditas utama penyumbang kenaikan harga di daerah ini adalah cabai rawit, daging ayam, dan minyak goreng.

“Melalui rakor ini, kami menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Seruyan untuk terus memperkuat pengendalian inflasi guna menjaga daya beli dan kesejahteraan masyarakat, terutama menjelang bulan Ramadan,” tegas dr. Bahrun Abbas. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard