Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

SPBE Disegel Polda Kalteng, DKUKMPP Kotim Pastikan Distribusi Elpiji Tetap Normal

Redaksi 23-02-2026, 12:31 WIB 1 menit baca
Kepala DKUKMPP Kotim, Johny Tangkere
Kepala DKUKMPP Kotim, Johny Tangkere

SB, SAMPIT - Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Kotawaringin Timur (DKUKMPP) memastikan distribusi gas elpiji di wilayah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) tetap berjalan normal meski salah satu Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) disegel oleh Polda Kalimantan Tengah.

Kepala DKUKMPP Kotim, Johny Tangkere, menegaskan bahwa penyegelan yang dilakukan aparat kepolisian tidak menghentikan seluruh aktivitas pengisian di SPBE tersebut.

“Penyegelan hanya dilakukan pada sebagian kecil alat pengisian. Dari total 12 nozzle yang ada, hanya dua yang dipasangi garis polisi. Sepuluh nozzle lainnya tetap beroperasi seperti biasa,” ujarnya, Senin (23/2/2026).

Penyegelan dilakukan di SPBE yang berada di Desa Pelangsian, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang, pada Rabu (11/2). Tindakan tersebut berkaitan dengan proses penyelidikan dugaan penyimpangan dalam pengisian gas elpiji.

Johny menjelaskan, pihaknya turut mendampingi proses tersebut atas permintaan resmi penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Ditreskrimsus) Subdit I Indag Polda Kalteng, khususnya dalam aspek teknis pengujian alat ukur.

“Kami dilibatkan sebagai tenaga teknis pendamping. Tugas kami melakukan pengecekan dan verifikasi alat ukur sesuai standar nasional. Untuk proses hukum sepenuhnya menjadi kewenangan kepolisian,” tegasnya.

Dalam pemeriksaan tersebut, tim teknis melakukan penimbangan tabung gas berdasarkan ketentuan Batas Deteksi Kritis Tabung (BDKT). Dari satu truk yang mengangkut 560 tabung elpiji, sebanyak 80 tabung diambil sebagai sampel untuk diuji lebih lanjut.

“Hasil penimbangan sudah kami serahkan kepada penyidik sebagai bahan tindak lanjut,” jelas Johny.

Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak terpengaruh isu yang berkembang dan tidak melakukan pembelian berlebihan.

“Masyarakat tidak perlu panik. Operasional SPBE tetap berjalan dan distribusi elpiji di Kotim aman serta terkendali,” tandasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard