Lewati ke konten utama
HUKUM

Kafe di Jalan Nyai Balau Palangka Raya Ludes Terbakar Saat Sahur, Diduga Akibat Kebocoran Gas

Redaksi 04-03-2026, 10:40 WIB 2 menit baca
Tampak petugas melakukan pemadaman kobaran api yang membakar bangunan di Jalan Nyai Balau. (FOTO:ISTIMEWA)
Tampak petugas melakukan pemadaman kobaran api yang membakar bangunan di Jalan Nyai Balau. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA - Suasana dini hari yang biasanya tenang mendadak berubah mencekam setelah sebuah kafe di Jalan Nyai Balau, Kelurahan Langkai, Kota Palangka Raya, ludes terbakar pada Rabu (4/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Kebakaran yang terjadi bertepatan dengan waktu sahur itu sontak membuat panik warga sekitar. Kobaran api terlihat membesar dengan cepat, disertai kepulan asap hitam yang membumbung tinggi dan terlihat dari jarak cukup jauh.

Nasrullah, satu-satunya karyawan yang berada di dalam kafe saat kejadian, mengaku tengah tertidur pulas setelah menutup operasional tempat usaha tersebut. Ia terbangun dalam kondisi panik ketika ruangan mendadak gelap dan terdengar suara percikan api dari arah dapur.

“Sebelum kejadian saya sudah tertidur karena kafe sudah tutup. Tiba-tiba terbangun, semua ruangan gelap. Ternyata ada api di bagian dapur. Saya panik dan langsung keluar menyelamatkan diri,” ungkapnya.

Api yang diduga berasal dari kebocoran tabung gas di area dapur dengan cepat menjalar dan melahap seluruh bagian bangunan. Material bangunan yang mudah terbakar membuat api semakin sulit dikendalikan pada menit-menit awal kejadian.

Beruntung, saat peristiwa terjadi kafe dalam keadaan tutup sehingga tidak ada pengunjung di dalam bangunan. Tidak ada korban jiwa dalam insiden tersebut.

Begitu menerima laporan warga, tim pemadam kebakaran gabungan segera meluncur ke lokasi. Sedikitnya 10 unit mobil tangki air milik Dinas Pemadam Kebakaran diterjunkan, dibantu belasan mesin pompa air portabel milik relawan.

Proses pemadaman berlangsung dramatis dan memakan waktu hampir satu jam. Petugas berjibaku menjinakkan api agar tidak merembet ke bangunan lain di kawasan padat tersebut. Berkat kerja keras tim gabungan, kobaran api akhirnya berhasil dilokalisir dan dipadamkan.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai ratusan juta rupiah. Hampir seluruh aset dan peralatan kafe hangus dilalap si jago merah.

Sementara itu, aparat dari Polresta Palangka Raya langsung turun ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Langkah ini dilakukan guna memastikan penyebab pasti kebakaran serta menyelidiki kemungkinan adanya faktor lain yang memicu insiden tersebut. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard