Pemkab Kotim Siapkan Rp 35,6 Miliar untuk THR 9.331 Aparatur, Cair Mulai 16 Maret
SB, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) menyiapkan anggaran sekitar Rp35,6 miliar untuk pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) tahun anggaran 2026 bagi aparatur pemerintah daerah. THR tersebut dijadwalkan mulai dicairkan pada Senin, 16 Maret 2026.
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (BKAD) Kotim, Muhammad Saleh melalui Kepala Bidang Perbendaharaan Daerah, Rachmadan menyampaikan bahwa pembayaran THR tersebut mengacu pada Peraturan Pemerintah Nomor 9 Tahun 2026 tentang pemberian THR dan gaji ketiga belas kepada aparatur negara, pensiunan, penerima pensiun, serta penerima tunjangan tahun 2026.
“Selain itu, pelaksanaannya juga berpedoman pada peraturan bupati yang mengatur teknis pemberian THR dan gaji ketiga belas yang bersumber dari APBD tahun 2026. Untuk saat ini Perbup masih dalam proses,” ujar Rachmadan, Rabu (11/3/2026).
Ia menjelaskan, THR tersebut akan diberikan kepada sejumlah unsur aparatur di lingkungan Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur. Penerimanya meliputi Pegawai Negeri Sipil (PNS), Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK), PPPK paruh waktu, Bupati dan Wakil Bupati, serta pimpinan dan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Kotawaringin Timur (DPRD).
Adapun dasar perhitungan pembayaran THR menggunakan besaran gaji yang diterima pada Februari 2026.
Secara keseluruhan, jumlah aparatur yang akan menerima THR di Kabupaten Kotawaringin Timur mencapai 9.331 orang. Untuk memenuhi kewajiban tersebut, pemerintah daerah telah menyiapkan anggaran sekitar Rp35,6 miliar yang akan disalurkan kepada seluruh penerima sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
Rachmadan berharap pembayaran THR ini dapat membantu aparatur dalam memenuhi kebutuhan menjelang Hari Raya sekaligus mendorong perputaran ekonomi di daerah.
“Pemerintah daerah berharap pembayaran THR ini dapat membantu memenuhi kebutuhan aparatur menjelang Hari Raya serta memberikan dampak positif bagi perputaran ekonomi di daerah,” pungkasnya. (f1/sb)