Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Wabup Kotim Desak Polisi Usut Kekerasan terhadap Camat Mentaya Hilir Utara

Redaksi 12-03-2026, 02:31 WIB 1 menit baca
Wabup Kotim, Irawati ketika diwawancara tentang kekerasan yang dialami oleh camat Mentaya Hilir Utara. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
Wabup Kotim, Irawati ketika diwawancara tentang kekerasan yang dialami oleh camat Mentaya Hilir Utara. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, meminta aparat kepolisian segera menindaklanjuti dugaan kekerasan yang dialami Camat Mentaya Hilir Utara saat kericuhan dalam pertemuan mediasi beberapa waktu lalu.

Irawati menegaskan, camat sebagai aparatur pemerintah yang melayani masyarakat diharapkan tetap bersikap sabar dan tidak terpancing emosi, meskipun mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari warga.

“Saya juga menyampaikan kepada Pak Camat agar tidak ikut terpancing emosi atau melakukan tindakan balasan kepada warga yang melakukan kekerasan,” ujar Irawati, Kamis (12/3/2026).

Ia mengungkapkan telah berkomunikasi langsung dengan camat tersebut setelah insiden. Dari hasil komunikasi, kondisi camat dipastikan sehat.

“Alhamdulillah beliau sehat. Saya minta beliau tetap sabar, apalagi ini bulan puasa. Kalau ada permasalahan, sebaiknya diselesaikan dengan musyawarah yang baik,” tambahnya.

Terkait penanganan kasus, Irawati menyampaikan pihaknya telah meminta kepolisian setempat untuk menindaklanjuti laporan sesuai ketentuan yang berlaku.

“Soal laporan seperti apa, itu nanti dari pihak kepolisian. Kami dari pemerintah daerah hanya meminta agar situasinya dijaga dan dibackup,” jelasnya.

Irawati sempat berencana mendatangi lokasi kejadian, namun urung dilakukan setelah mendapat saran dari pihak kepolisian agar tetap memantau situasi dari jarak aman.

“Saat ini kami tetap melakukan koordinasi dan memberikan dukungan dari pemerintah daerah,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard