Lewati ke konten utama
DPRD Kalteng

Tomy Irawan: Sinergi Pemerintah Kunci Sukses Pendidikan Digital di Kalteng

Redaksi 30-03-2026, 01:25 WIB 1 menit baca
Tomy Irawan
Tomy Irawan

SB, PALANGKA RAYA – Upaya mempercepat pemerataan pendidikan berbasis digital di Kalimantan Tengah kembali menjadi sorotan.

Wakil Ketua Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Tomy Irawan, menegaskan bahwa sinergi antarpemerintah menjadi kunci utama dalam mewujudkan sistem pembelajaran digital yang inklusif dan berkualitas.

Menurutnya, kolaborasi yang solid antara pemerintah pusat, provinsi, hingga kabupaten dan kota tidak bisa ditawar lagi. Tanpa kerja sama yang terintegrasi, implementasi digitalisasi pendidikan berpotensi timpang dan tidak merata, terutama di wilayah yang masih tertinggal.

“Digitalisasi pendidikan adalah langkah strategis yang akan menentukan kualitas generasi masa depan. Ini bukan sekadar program, tetapi investasi jangka panjang bagi kemajuan bangsa,” ujarnya, Senin (30/3/2026).

Tomy menekankan bahwa transformasi menuju pembelajaran digital tidak cukup hanya berfokus pada penyediaan perangkat dan jaringan internet. Lebih dari itu, kesiapan sumber daya manusia—baik siswa maupun tenaga pendidik—menjadi faktor penentu keberhasilan.

Ia mengingatkan, banyak program yang secara administratif terlihat berjalan, namun belum tentu efektif di lapangan. Oleh karena itu, pengawasan dan evaluasi berkala sangat diperlukan agar implementasi tidak sekadar formalitas.

“Harus ada pemantauan berkelanjutan. Apakah siswa benar-benar mampu mengikuti pembelajaran digital? Apakah guru sudah siap secara teknis? Jangan sampai program ini hanya terlihat baik di atas kertas, tetapi minim dampak nyata,” tegasnya.

Selain itu, ia menyoroti tantangan serius yang dihadapi daerah terpencil di Kalimantan Tengah. Keterbatasan infrastruktur teknologi, akses internet yang belum stabil, serta rendahnya pemahaman masyarakat terhadap teknologi digital menjadi hambatan utama.

Untuk menjawab tantangan tersebut, Tomy mendorong agar program literasi digital diperkuat dan dimulai sejak usia dini. Edukasi ini dinilai penting agar masyarakat tidak hanya menjadi pengguna, tetapi juga mampu memanfaatkan teknologi secara optimal dalam kehidupan sehari-hari.

“Literasi digital harus menjadi fondasi. Dengan pemahaman yang baik sejak awal, anak-anak kita akan lebih siap menghadapi perkembangan teknologi yang semakin pesat,” pungkasnya. (sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard