Pesona Tanjung Puting Mendunia, Junaidi Desak Pengembangan Serius
SB, PALANGKA RAYA – Upaya mendorong sektor pariwisata Kalimantan Tengah kembali menguat. Wakil Ketua III DPRD Kalteng, Junaidi, menegaskan pentingnya pengembangan kawasan Taman Nasional Tanjung Puting sebagai magnet utama wisatawan mancanegara.
Menurutnya, Tanjung Puting bukan sekadar destinasi wisata biasa. Kawasan konservasi ini dikenal luas hingga ke mancanegara karena kekayaan biodiversitasnya, terutama sebagai habitat alami orangutan yang menjadi ikon pariwisata Kalimantan Tengah.
“Kawasan Tanjung Puting tidak hanya memiliki keindahan alam luar biasa, tetapi juga menjadi rumah bagi satwa langka yang sangat dilindungi, yakni orangutan,” ujar Junaidi, Selasa (31/3/2026).
Ia menilai, potensi besar tersebut belum sepenuhnya dimaksimalkan. Karena itu, Junaidi mendorong pemerintah daerah untuk melakukan pembenahan secara menyeluruh, mulai dari peningkatan infrastruktur, penyediaan fasilitas wisata yang memadai, hingga peningkatan kualitas layanan bagi wisatawan.
Tak hanya itu, ia juga menekankan pentingnya pengelolaan kawasan yang berkelanjutan. Menurutnya, lonjakan kunjungan wisatawan harus tetap diimbangi dengan upaya menjaga kelestarian ekosistem agar tidak merusak habitat alami satwa maupun lingkungan sekitar.
“Pengembangan pariwisata harus berjalan seimbang dengan konservasi. Jangan sampai peningkatan kunjungan justru mengancam kelestarian alam,” tegasnya.
Dalam hal promosi, Junaidi meminta pemerintah lebih agresif memperkenalkan Tanjung Puting ke pasar global. Strategi promosi digital, kerja sama dengan agen perjalanan internasional, hingga partisipasi dalam pameran pariwisata dunia dinilai penting untuk meningkatkan daya saing destinasi ini.
Lebih lanjut, politisi Partai Demokrat tersebut juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terlibat aktif. Mulai dari pemerintah kabupaten, masyarakat lokal, hingga pelaku usaha pariwisata diharapkan dapat bersinergi dalam mengembangkan kawasan tersebut.
Ia menegaskan, kolaborasi yang kuat akan menjadi kunci menjadikan Tanjung Puting sebagai destinasi wisata kelas dunia. Selain mendatangkan wisatawan asing, hal ini juga diyakini mampu meningkatkan pendapatan daerah serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat sekitar.
Dengan pengelolaan yang tepat, Tanjung Puting diyakini tidak hanya menjadi kebanggaan Kalimantan Tengah, tetapi juga wajah pariwisata Indonesia di mata dunia. (sb/*)