Bupati Kapuas Lepas 320 Jamaah Calon Haji
SB, KUALA KAPUAS – Pemerintah Kabupaten Kapuas menggelar acara pelepasan jamaah calon haji tahun 1447 Hijriah/2026 Masehi di Masjid Agung Al-Mukarram Amanah, pada Senin (27/4/2026) malam.
Kegiatan tersebut dibuka secara resmi oleh Bupati Kapuas HM Wiyatno dan dihadiri Sekretaris Daerah Usis I Sangkai, unsur Forkopimda, kepala OPD, perwakilan Kementerian Agama, camat, tokoh agama, serta undangan lainnya.
Sebanyak 320 jamaah calon haji Kabupaten Kapuas dijadwalkan berangkat dalam tiga kelompok terbang (kloter) melalui Embarkasi Syamsudin Noor, Banjarbaru, Kalimantan Selatan. Pelepasan tahap pertama berlangsung khidmat dengan iringan doa bersama demi keselamatan dan kelancaran ibadah.
Dalam laporannya, Kepala Kantor Kementerian Agama Kapuas, Sutrisno, menyampaikan bahwa dari total 320 jamaah, sebanyak 290 merupakan jamaah reguler dan 11 jamaah cadangan. Jamaah termuda berusia 15 tahun, sedangkan tertua berusia 91 tahun, dengan jumlah lansia sebanyak 19 orang.
Ia mengingatkan para jamaah untuk menjaga niat, kesehatan, serta kekompakan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci. Jamaah juga diminta mematuhi arahan petugas, tidak terpisah dari rombongan, serta memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk beribadah.
Sementara Bupati Kapuas HM Wiyatno, dalam sambutannya mengingatkan bahwa ibadah haji merupakan panggilan suci yang telah dinantikan lama oleh umat Islam.
"Ibadah haji ini adalah ibadah yang ditunggu-tunggu, bahkan ada yang menunggu hingga belasan tahun. Gunakan kesempatan ini sebaik mungkin untuk beribadah dan jaga kesehatan," ujarnya.
Ia juga mendoakan seluruh jamaah agar diberikan kelancaran selama menjalankan ibadah serta kembali ke tanah air sebagai haji yang mabrur. Selain itu, Bupati meminta para jamaah turut mendoakan Kabupaten Kapuas agar tetap aman, tentram, dan kondusif.
Sebagai bentuk perhatian, Pemerintah Kabupaten Kapuas turut memberikan uang saku kepada para calon jamaah serta tali asih kepada perwakilan ketua rombongan.
Pemerintah daerah juga menyiapkan armada bus dan tim pendamping guna mendukung kelancaran perjalanan jamaah menuju embarkasi. Dengan dukungan tersebut, diharapkan seluruh proses keberangkatan hingga pelaksanaan ibadah dapat berjalan lancar dan khidmat. (hms/f4)