Lewati ke konten utama
Pemkab Kapuas

Penutupan Ekspedisi Rupiah Susur Sungai di Kapuas

Redaksi 29-04-2026, 03:49 WIB 2 menit baca
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (EKP) Septedy bersama Forkopimda dan pihak terkait, Rabu (29/4/2026). FOTO: FADLI/SB
Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias dan Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (EKP) Septedy bersama Forkopimda dan pihak terkait, Rabu (29/4/2026). FOTO: FADLI/SB

SB, KUALA KAPUAS – Penutupan Ekspedisi Rupiah Susur Sungai Kalimantan digelar di Pelabuhan Danau Mare, Komplek Pasar Danumare Kapuas, pada Rabu (29/4/2026).

Hadir langsung Staf Ahli Bidang Ekonomi, Keuangan, dan Pembangunan (EKP) Septedy, Kepala Bulog, Kepala Kejari Kapuas, Kepala Pengadilan Negeri Kapuas, unsur TNI AL, Polres Kapuas, Kodim 1011/Kuala Kapuas, Pimpinan Bank Kalteng, serta jajaran Forkopimda dan tamu undangan lainnya.

Kepala Bank Indonesia Perwakilan Kalimantan Tengah, Yuliansyah Andrias, menyampaikan kegiatan ini merupakan wujud komitmen Bank Indonesia dalam menjalankan tugas mendistribusikan, dan mengedarkan uang rupiah secara layak, tepat, dan cukup di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

"Pelaksanaan ekspedisi dilakukan melalui kerja sama dengan TNI Angkatan Laut serta sinergi dengan Bank Indonesia Kalimantan Selatan. Melalui kegiatan ini, rupiah tidak hanya berfungsi sebagai alat transaksi, tetapi juga menjadi simbol pemersatu bangsa dan kebanggaan nasional," ucapnya.

"Rupiah adalah simbol negara yang harus kita kenali, jaga, dan banggakan. Dengan memahami ciri keaslian dan unsur pengamannya, masyarakat dapat semakin menghargai rupiah," lanjutnya.

Dirinya menjelaskan, ekspedisi ini juga bertujuan menjangkau wilayah yang sulit diakses layanan perbankan, khususnya daerah terpencil, terluar, dan tertinggal (3T). Dengan demikian, kebutuhan masyarakat terhadap uang tunai layak edar dapat terpenuhi.

"Kegiatan yang dimulai sejak 27 April 2026 dari Banjarmasin ini menggunakan kapal TNI AL dan telah singgah di sejumlah wilayah, seperti Kabupaten Barito Kuala dan Kabupaten Kapuas," jelasnya.

Selain mendistribusikan uang layak edar, Bank Indonesia juga melakukan penarikan uang tidak layak edar untuk digantikan dengan uang baru yang lebih baik kualitasnya. Kegiatan ini turut dirangkaikan dengan pasar murah dan layanan kesehatan gratis bagi masyarakat.

Yuliansyah mengapresiasi dukungan TNI AL, pemerintah daerah, serta berbagai pihak, termasuk perbankan dan lembaga pembiayaan, yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan ini.

"Kegiatan serupa juga dilaksanakan secara serentak di wilayah Kalimantan lainnya, seperti Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Barat," ungkapnya. 

Melalui sinergi tersebut, diharapkan Ekspedisi Rupiah Susur Sungai dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya di wilayah terpencil, juga meningkatkan kecintaan dan kebanggaan terhadap rupiah sebagai alat pemersatu bangsa. (f4) 

 

 

 

 

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard