Jasad korban tergeletak di bahu jalan dan petugas kepolisian mengamankan lokasi kejadian kecelakaan, Minggu (3/5/2026). (FOTO:POLISI)
SB, PALANGKA RAYA – Kecelakaan maut kembali terjadi di ruas Jalan Tjilik Riwut Km 29, tepatnya sebelum Jembatan Tumbang Tahai, Kelurahan Tumbang Tahai, Kecamatan Bukit Batu, Minggu (3/5/2026) sekitar pukul 00.30 WIB.
Insiden tersebut mengakibatkan satu pengendara sepeda motor meninggal dunia di tempat kejadian perkara.
Peristiwa nahas itu melibatkan dua kendaraan roda dua, yakni Honda Supra X warna hitam bernomor polisi KH 2627 VA dan Honda Revo Fit warna hitam dengan nomor polisi KH 2440 TE. Kecelakaan dikategorikan sebagai laka ganda dengan jenis tabrakan depan-belakang.
Kanit Gakkum Satlantas Polresta Palangka Raya, Ipda Amat, membenarkan kejadian tersebut. Ia mengungkapkan bahwa pihaknya bergerak cepat setelah menerima laporan dari masyarakat pada dini hari.
“Begitu menerima laporan, anggota langsung menuju lokasi untuk melakukan penanganan dan pengamanan TKP,” ujarnya.
Berdasarkan hasil pendataan awal, pengendara Honda Supra X diketahui bernama Muhammad Yusuf Rafi’i (18), warga Banturung, Kecamatan Bukit Batu. Sementara pengendara Honda Revo Fit bernama Holik (38), warga Kabupaten Sampang, Jawa Timur.
Ipda Amat menjelaskan, sebelum kecelakaan terjadi, sepeda motor yang dikendarai Holik melaju dari arah Palangka Raya menuju Kasongan. Dari arah yang sama, di belakangnya melaju kendaraan yang dikendarai Muhammad Yusuf Rafi’i.
“Diduga saat tiba di lokasi, kondisi hujan dan minimnya penerangan jalan membuat jarak pandang terbatas. Kendaraan di belakang tidak sempat menghindar karena jarak sudah terlalu dekat,” jelasnya.
Benturan keras tak terelakkan hingga menyebabkan kedua sepeda motor mengalami kerusakan cukup parah. Pengendara Honda Supra X mengalami luka-luka dan segera mendapatkan pertolongan medis dari petugas.
“Untuk pengendara Honda Revo Fit atas nama Holik dinyatakan meninggal dunia di tempat, sedangkan pengendara lainnya mengalami luka-luka,” ungkap Ipda Amat.
Saat ini, Satlantas Polresta Palangka Raya masih melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut.
“Kami masih melakukan olah TKP dan mengumpulkan keterangan saksi di lapangan,” pungkasnya. (rk/sb)