seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Sekolah di Kotim Kembali Belajar Tatap Muka, Jam Masuk Dikurangi

by Redaksi - Tanggal 24-08-2026,   jam 16:38:33
Guru ketika memasangkan masker kepada siswa SD. (FOTO: ISTIMEWA) Guru ketika memasangkan masker kepada siswa SD. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Pemkab Kotawaringin Timur (Kotim) kembali menerapkan pembelajaran tatap muka di tengah kabut asap akibat karhutla. Namun, jam belajar siswa dipangkas untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan.

Bupati Kotim Halikinnor mengatakan, kebijakan tersebut diterapkan karena kondisi kabut asap pada siang hari mulai berkurang. Meski begitu, pemerintah tetap memantau kualitas udara.

“Kalau nanti kabut asap tambah parah dan membahayakan anak-anak kita, mungkin diliburkan lagi. Bisa juga daerah tertentu saja, tidak semuanya,” kata Halikinnor, Senin (24/8/2026).

Selama sekolah berlangsung, siswa dan guru diwajibkan menggunakan masker. Kegiatan luar ruangan seperti upacara, olahraga dan ekstrakurikuler juga ditiadakan.

Sekolah yang terdampak kabut asap juga diperbolehkan menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) atau Belajar dari Rumah (BDR).

Kebijakan ini bersifat situasional dan akan disesuaikan dengan kondisi kualitas udara serta perkembangan karhutla di Kotim. (f1/sb)