Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto
SB, PALANGKA RAYA – Aksi balap liar di Kota Palangka Raya kini benar-benar di ujung tanduk. Aparat kepolisian bersama lintas instansi mulai bergerak cepat dengan menyiapkan langkah tegas untuk menyapu bersih aktivitas berbahaya tersebut.
Langkah ini merupakan hasil rapat koordinasi lintas sektor yang melibatkan Ditlantas Polda Kalteng, Ditsamapta, Pomdam, Dishut Provinsi dan Kota, Satpol PP hingga instansi terkait lainnya.
Kasatlantas Polresta Palangka Raya, Kompol Hermanto menegaskan, bahwa balap liar kini menjadi perhatian serius dan tidak akan lagi diberi ruang di wilayah hukum Kota Cantik.
“Penindakan terhadap balap liar menjadi prioritas utama kami demi menjaga keselamatan pengguna jalan,” ujarnya.
Sebagai langkah konkret, aparat akan mendirikan pos pengamanan di tiga titik strategis, yakni Jalan Murjani, Jalan Diponegoro, serta Jalan RTA Milono di depan Bank Kalteng.
Setiap pos akan dijaga oleh 11 personel gabungan dari berbagai unsur, mulai dari TNI, Dishub, Satpol PP hingga kepolisian dari berbagai fungsi.
“Dengan kekuatan personel gabungan, pengawasan di lapangan diharapkan lebih maksimal dan efektif,” jelas Hermanto.
Tak hanya itu, polisi juga telah memetakan sembilan titik rawan balap liar yang selama ini kerap dijadikan arena kebut-kebutan, di antaranya Murjani, Diponegoro, RTA Milono, Bandara Ujung, Soekarno, Hiu Putih, Garuda, Yos Sudarso Ujung hingga G Obos Ujung.
“Kami sudah identifikasi titik rawan, sehingga penindakan bisa lebih fokus dan terarah,” tegasnya.
Keberadaan pos jaga ini diharapkan mampu mencegah para pelaku berkumpul sekaligus memberi efek jera bagi mereka yang masih nekat turun ke jalan untuk balapan.
“Tidak ada toleransi. Semua pelaku akan kami tindak tegas sesuai aturan yang berlaku,” pungkasnya. (sb/*)