seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Tiga Hari Pencairan, Korban Tenggelam di Sungai Bulik Ditemukan

by Redaksi - Tanggal 06-05-2026,   jam 07:51:29
Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam yang ditemukan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Tim SAR Gabungan mengevakuasi jasad korban tenggelam yang ditemukan. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, NANGA BULIK – Operasi pencarian korban tenggelam di Sungai Bulik, Desa Batu Tunggal, Kecamatan Bulik Timur, Kabupaten Lamandau, akhirnya berakhir setelah tim gabungan menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, Rabu (6/5/2026) siang.

Korban diketahui bernama Agus Cahyono (46), warga asal Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Ia ditemukan sekitar pukul 13.15 WIB setelah tim SAR melakukan penyisiran intensif di sekitar lokasi kejadian sejak pagi hari.

Proses pencarian sebelumnya sempat mengalami kendala. Pada hari kedua, Selasa (5/5/2026), upaya pencarian belum membuahkan hasil akibat derasnya arus Sungai Bulik serta kondisi medan yang cukup sulit dijangkau. Tim gabungan harus bekerja ekstra dengan memperluas area pencarian hingga beberapa titik rawan di sepanjang aliran sungai.

Diketahui, peristiwa nahas tersebut terjadi pada Senin (4/5/2026). Saat itu, perahu yang ditumpangi korban terbalik ketika melintasi Sungai Bulik, diduga akibat arus yang kuat. Korban pun hilang terseret aliran sungai sebelum akhirnya dinyatakan tenggelam.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Lamandau, Hendikel, menyampaikan apresiasi atas kerja keras seluruh pihak yang terlibat dalam operasi pencarian. Unsur tim gabungan terdiri dari BPBD, TNI, Polri, relawan, serta masyarakat setempat yang turut membantu sejak hari pertama kejadian.

“Kerja sama semua pihak sangat membantu dalam mempercepat proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan,” ujarnya.

Dengan ditemukannya korban, operasi SAR resmi dihentikan. Jenazah selanjutnya diserahkan kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat agar selalu berhati-hati saat beraktivitas di sungai, terutama dalam kondisi arus deras dan cuaca yang tidak menentu. (sb/*)