seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

RI HUT

Pikap yang Melaju Tiba-Tiba Keluarkan Asap dan Terbakar, Api Hanguskan Rumah Warga

by Redaksi - Tanggal 20-05-2026,   jam 09:34:43
Kodisi mobil pikap yang terbakar hanya menyisakan kerangka. (FOTO:ISTIMEWA) Kodisi mobil pikap yang terbakar hanya menyisakan kerangka. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Sebuah mobil pikap Suzuki Mega Carry yang tengah melaju di Jalan KM 4 Desa Pundu RT 017 RW 009, Kecamatan Cempaga Hulu, Kabupaten Kotawaringin Timur, tiba-tiba mengeluarkan asap tebal sebelum akhirnya terbakar, Selasa siang (19/5/2026). Kobaran api bahkan merembet hingga membakar satu unit rumah warga di dekat lokasi kejadian.

Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Cempaga Hulu Iptu Edi Hariyanto mengatakan, kejadian pertama kali diketahui seorang saksi berinisial SM yang sedang melintas di jalan tersebut.

“Awalnya saksi melihat gumpalan asap dan mengira berasal dari kendaraan tangki CPO yang berada di depan. Setelah didahului, ternyata asap berasal dari mobil pikap Suzuki Mega Carry warna hitam yang mengeluarkan asap dari bagian bawah kendaraan,” kata Edi Hariyanto, Rabu (20/5/2026).

Mobil tersebut diketahui dikemudikan oleh AA (20). Menyadari kondisi kendaraan bermasalah, saksi langsung memberi tahu pengemudi agar segera menepi dan keluar dari kendaraan.

Namun tak lama setelah berhenti di pinggir jalan, api tiba-tiba membesar dan membakar seluruh bagian mobil.

“Setelah kendaraan berhenti, api semakin membesar hingga membakar seluruh bagian kendaraan,” ujarnya.

Kobaran api kemudian merembet ke rumah warga yang berada tidak jauh dari lokasi kendaraan terbakar.

“Api menjalar ke satu unit rumah warga karena posisi kendaraan cukup dekat dengan bangunan,” jelasnya.

Petugas bersama warga akhirnya berhasil memadamkan api sekitar pukul 13.10 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp400 juta.

Polisi menduga kebakaran dipicu korsleting listrik pada kendaraan, namun penyebab pastinya masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Cempaga Hulu. (f1/sb)