Lewati ke konten utama
Kotawaringin Timur

Talasemia Beta Tinggi, Ribuan Anak Jalani Pengobatan di RSUD dr Murjani Sampit

Redaksi 13-06-2026, 07:42 WIB 1 menit baca
Kondisi sejumlah pasien sambil menunggu di ruang tunggu RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)
Kondisi sejumlah pasien sambil menunggu di ruang tunggu RSUD dr Murjani Sampit. (FOTO: SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Talasemia beta menjadi penyakit terbanyak kedua yang ditangani RSUD dr Murjani Sampit sepanjang Januari-Mei 2026. Rumah sakit mencatat sebanyak 2.991 kasus, dengan mayoritas penderita merupakan anak dan remaja usia 2 hingga 17 tahun.

Kepala Bidang Pelayanan Medik RSUD dr Murjani Sampit, dr Candra E, mengatakan tingginya angka kasus talasemia menunjukkan penyakit genetik tersebut masih menjadi tantangan kesehatan di daerah.

“Talasemia beta paling banyak ditemukan pada kelompok usia anak dan remaja,” ujarnya, Sabtu (13/6/2026).

Sementara itu, hipertensi masih menjadi penyakit dengan jumlah kasus tertinggi, mencapai 7.467 kasus. Selain itu, diabetes dengan komplikasi saraf, gangguan lambung, dan penyakit jantung juga mendominasi layanan kesehatan di rumah sakit tersebut.

Candra mengingatkan masyarakat untuk rutin memeriksakan kesehatan dan menerapkan pola hidup sehat guna mencegah penyakit kronis.

“Pencegahan dan deteksi dini sangat penting agar risiko penyakit tidak menular bisa ditekan,” pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard