Wabup Kotim, Irawati menyampaikan sambutan pada kegiatan MPLS hari masuk pertama sekolah. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, SAMPIT – Wakil Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Irawati, mengingatkan para orang tua agar lebih serius mengawasi penggunaan gadget oleh anak, khususnya yang baru memasuki jenjang Sekolah Menengah Pertama (SMP). Menurutnya, masa remaja awal menjadi fase yang membutuhkan perhatian dan pendampingan lebih dari keluarga.
Pesan itu disampaikan Irawati saat menghadiri hari pertama masuk sekolah, Senin (13/7/2026). Ia menegaskan perkembangan teknologi memang memberikan banyak manfaat, tetapi bisa berdampak negatif jika anak menggunakan gadget tanpa pengawasan.
"Anak-anak SMP masih berada di usia yang labil. Rasa ingin tahunya sangat tinggi, sehingga orang tua harus benar-benar mengawasi penggunaan gadget mereka," kata Irawati.
Ia meminta orang tua membuat aturan yang jelas terkait penggunaan telepon genggam di rumah. Menurutnya, pembatasan waktu sangat penting agar anak tidak menghabiskan waktu bermain gim daring maupun mengakses konten yang tidak sesuai dengan usianya. "Kalau bisa, batasi waktunya. Gunakan gadget untuk belajar dan hal-hal yang bermanfaat," ujarnya.
Irawati menambahkan, pengawasan terhadap penggunaan gadget juga menjadi tanggung jawab sekolah. Setiap sekolah, katanya, telah memiliki aturan mengenai penggunaan telepon genggam selama proses belajar mengajar agar siswa tetap fokus mengikuti pelajaran.
Selain itu, ia mengapresiasi Gerakan Ayah Mengantar Anak di Hari Pertama Sekolah. Menurutnya, kehadiran ayah memberikan semangat dan dukungan moral bagi anak yang memulai lingkungan belajar baru.
"Kalau ayah punya waktu, silakan antar anak ke sekolah. Dukungan sederhana seperti itu bisa menjadi motivasi besar bagi mereka," tutupnya. (f1/sb)