Personel kepolisian mendatangi lokasi kebakaran di Desa Bajarum. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT - Sebuah rumah milik warga di Desa Bejarum, Kecamatan Kota Besi, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), ludes dilalap api pada Minggu (19/7/2026) malam. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp50 juta.
Rumah yang terbakar diketahui milik Sanah, yang saat kejadian sedang bersama suaminya mengunjungi rumah orang tuanya di Desa Bejarum.
Kapolres Kotawaringin Timur AKBP Resky Maulana Zulkarnain melalui Kapolsek Kota Besi Iptu Edi Haryanto mengatakan pihaknya langsung mendatangi lokasi kejadian dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) setelah menerima laporan kebakaran di Jalan Cilik Riwut Km 25, RT 05/RW 002, Desa Bejarum.
"Setelah menerima laporan, personel Polsek Kota Besi segera mendatangi lokasi untuk melakukan pengamanan dan olah TKP. Dalam kejadian ini tidak ada korban jiwa, namun pemilik rumah mengalami kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp50 juta," ujar Iptu Edi, Senin (20/7/2026)
Ia menjelaskan, berdasarkan keterangan korban, sekitar pukul 19.15 WIB Sanah bersama suaminya meninggalkan rumah untuk berkunjung ke rumah orang tuanya. Sekitar 15 menit kemudian, korban mendapat telepon dari adiknya yang mengabarkan rumahnya terbakar.
"Saat korban kembali ke rumah, api sudah membesar dan membakar hampir seluruh bangunan yang sebagian besar berbahan kayu," jelasnya.
Upaya pemadaman dilakukan menggunakan satu unit mobil pemadam kebakaran milik Kecamatan Kota Besi, dibantu warga sekitar yang berupaya memadamkan api dengan peralatan sederhana seperti ember.
Berdasarkan keterangan saksi, api pertama kali terlihat muncul dari bagian dapur disertai kepulan asap. Dalam waktu sekitar 10 menit, kobaran api semakin membesar hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah.
"Untuk penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan Unit Reskrim Polsek Kota Besi. Kami masih mengumpulkan keterangan saksi serta melakukan penyelidikan lebih lanjut guna mengetahui sumber api," tegas Iptu Edi.
Polisi mengimbau masyarakat agar lebih waspada terhadap potensi kebakaran, terutama pada bangunan berbahan kayu, serta memastikan instalasi listrik dan sumber api di rumah dalam kondisi aman untuk mencegah kejadian serupa. (f1/sb)