seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Cetak Generasi Sehat dan Berprestasi, Aksi Bergizi Digelar di SMAN 2 Sampit

by Redaksi - Tanggal 05-08-2026,   jam 13:26:31
Kepala Sekolah SMAN 2 Sampit, Kodarahim menyampaikan deklarasi komitmen mendukung program Aksi Bergizi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO) Kepala Sekolah SMAN 2 Sampit, Kodarahim menyampaikan deklarasi komitmen mendukung program Aksi Bergizi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)

SB, SAMPIT – Upaya membentuk generasi muda yang sehat dan berprestasi terus diperkuat di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim). Melalui program Aksi Bergizi yang digelar di SMAN 2 Sampit, Rabu (5/8/2026), para pelajar diajak membiasakan pola hidup sehat sejak dini dengan mengonsumsi makanan bergizi, rutin berolahraga, dan menerapkan perilaku hidup bersih.

Mengusung tema "Merdeka Sehat, Merdeka Berprestasi: Bersama Aksi Bergizi Membangun Generasi Hebat", kegiatan tersebut melibatkan Pemerintah Kabupaten Kotim, Dinas Kesehatan, serta pihak sekolah sebagai bentuk komitmen meningkatkan kualitas kesehatan remaja.

Asisten I Setda Kotim, Waren, menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya bergantung pada kemajuan ekonomi dan teknologi, tetapi juga ditentukan oleh kualitas sumber daya manusia yang sehat.

"Generasi yang sehat akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas, tangguh, dan mampu bersaing. Karena itu, kebiasaan hidup sehat harus dimulai sejak usia sekolah," ujarnya.

Ia menjelaskan, Aksi Bergizi merupakan program yang bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kebiasaan siswa mengenai gizi seimbang, pencegahan anemia, aktivitas fisik, serta pola hidup bersih dan sehat.

Menurutnya, Pemkab Kotim akan terus memperkuat berbagai program peningkatan gizi, mulai dari ibu hamil, balita hingga pelajar, agar mampu melahirkan generasi yang lebih berkualitas di masa depan.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Sampit, Kodarahim, mengaku bangga sekolahnya kembali dipercaya menjadi lokasi pelaksanaan Aksi Bergizi. Ia mengatakan budaya hidup sehat sebenarnya sudah menjadi bagian dari kegiatan rutin di sekolah, seperti senam pagi dan sarapan bersama.

"Kami ingin memastikan seluruh siswa tetap sehat, karena kesehatan menjadi modal utama agar proses belajar berjalan maksimal," katanya.

Pada kegiatan tersebut, siswa membawa sarapan dari rumah, sementara Dinas Kesehatan Kotim membagikan buah-buahan sebagai edukasi pentingnya mengonsumsi makanan bergizi setiap hari.

Di sisi lain, terkait kabut asap yang mulai menyelimuti sejumlah wilayah Kotim, pihak sekolah terus memantau perkembangan kondisi udara. Siswa telah diimbau menggunakan masker ketika kualitas udara menurun, sedangkan penyesuaian jam belajar akan dilakukan apabila situasi memburuk.

"Keselamatan dan kesehatan siswa tetap menjadi prioritas. Jika kabut asap semakin pekat, kami siap menyesuaikan kegiatan belajar sesuai kondisi di lapangan," pungkas Kodarahim. (f1/sb)