seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

HUT ke-24 Barito Timur, Gubernur Kalteng Ajak Masyarakat Perkuat Sinergi Bangun Daerah

by Redaksi - Tanggal 08-08-2026,   jam 12:37:56
Sekda Kalteng, Linae Viktoria Aden, menjadi inspektur Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur, Sabtu (8/8/2026).FOTO:LOGMAN/SB Sekda Kalteng, Linae Viktoria Aden, menjadi inspektur Upacara Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur, Sabtu (8/8/2026).FOTO:LOGMAN/SB

SB, TAMIANG LAYANG – Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) mendorong seluruh elemen masyarakat memperkuat sinergi dalam membangun Kabupaten Barito Timur agar semakin maju, mandiri, dan sejahtera.

Pesan tersebut disampaikan Gubernur Kalteng H. Agustiar Sabran melalui Sekretaris Daerah Kalteng, Linae Victoria Aden, saat menjadi inspektur upacara peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur, Sabtu (8/8/2026).

Dalam amanatnya, Linae menyampaikan apresiasi kepada Bupati Barito Timur M Yamin, Wakil Bupati Adi Mula Nakalelu beserta jajaran, DPRD, Forkopimda, ASN, tokoh masyarakat, akademisi, dunia usaha, media, serta seluruh masyarakat yang telah mengambil bagian dalam pembangunan Barito Timur.

Menurutnya, usia 24 tahun menjadi momentum untuk melihat kembali perjalanan pembangunan sekaligus memperkuat langkah menghadapi tantangan ke depan.

"Peringatan hari jadi ini kiranya menjadi penyemangat dan momentum untuk bergandeng tangan lebih erat, bergerak lebih kompak bersama mendorong pembangunan daerah agar lebih baik dan lebih maju," ujar Linae.

Linae mengatakan Barito Timur memiliki beragam potensi yang dapat dikembangkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Mulai dari sektor pertanian, perkebunan, peternakan hingga pertambangan.

Posisi Barito Timur yang menjadi salah satu pintu penghubung dengan Kalimantan Selatan serta relatif dekat dengan kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN) juga dinilai menjadi peluang strategis bagi daerah.

Namun, seluruh potensi tersebut harus dikelola secara bijak dengan memperhatikan keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal.

"Gali dan kelola potensi daerah dengan tetap mengedepankan keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal. Ubah tantangan menjadi peluang," pesannya.

Ia juga mengingatkan bahwa pembangunan harus berjalan seiring dengan terjaganya kerukunan masyarakat. Nilai-nilai kebersamaan dan semangat Humah Betang serta Lewu Hante dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus terus diperkuat.

"Tidak ada kemajuan tanpa kerukunan masyarakatnya," tegasnya.

Linae turut mengingatkan pemerintah daerah agar memastikan setiap kebijakan dan anggaran memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Efisiensi pemerintahan, menurutnya, tetap penting, tetapi tidak boleh mengurangi kualitas pelayanan publik.

"Kita harus fokus memastikan setiap rupiah uang rakyat membawa manfaat besar bagi rakyat," katanya.

Pemprov Kalteng juga berkomitmen membuka ruang kolaborasi dengan Pemkab Barito Timur dalam mewujudkan pembangunan yang adil dan merata hingga ke wilayah pedesaan dan pedalaman.

Salah satunya melalui program Kartu Humah Betang Sejahtera (KHPS). Di Barito Timur, sebanyak 3.586 keluarga penerima manfaat (KPM) telah diverifikasi.

Linae meminta seluruh pihak ikut mengawal program tersebut agar tepat sasaran. Selain itu, masyarakat juga diajak mendukung program strategis nasional dalam Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, seperti Makan Bergizi Gratis (MBG), swasembada pangan, Sekolah Rakyat, dan Koperasi Merah Putih.

Memasuki puncak musim kemarau, persoalan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) juga menjadi perhatian.

Linae mengingatkan masyarakat agar tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Jika menemukan asap atau titik api, masyarakat diminta segera melapor agar penanganan dapat dilakukan sedini mungkin.

"Penanganan kebakaran hutan dan lahan menjadi tanggung jawab kita semua. Mari kita terus perkuat kewaspadaan, kesiapan, serta kesiagaan menghadapi karhutla dengan sinergi dan kolaborasi seluruh elemen masyarakat," ujarnya.

Selain karhutla, pemberantasan narkoba juga menjadi tanggung jawab bersama. Menurut Linae, persoalan tersebut tidak dapat hanya diserahkan kepada kepolisian maupun BNN.

"Ini tugas kita bersama untuk melindungi masa depan anak-anak kita, masa depan Barito Timur, masa depan Kalimantan Tengah, dan masa depan Indonesia," katanya.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, Linae juga mengajak masyarakat lebih bijak dalam menerima maupun menyebarkan informasi.

Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mudah terpengaruh hoaks dan informasi menyesatkan yang dapat memecah persatuan.

"Mari bersama menjadi benteng untuk meredam hoaks atau berita menyesatkan yang dapat memecah belah masyarakat. Carilah informasi yang benar dari sumber yang benar," pesannya.

Menurutnya, keluarga dan seluruh elemen masyarakat juga memiliki peran penting dalam melindungi generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di ruang digital.

Peringatan Hari Jadi ke-24 Kabupaten Barito Timur pun diharapkan menjadi momentum memperkuat kebersamaan antara pemerintah dan masyarakat. (OGN)