Sejumlah anak-anak menyeberang sungai menggunakan perahu ketika ingin mendapatkan pendidikan yang layak. (FOTO:ISTIMEWA)
SB, PALANGKA RAYA – Sejumlah siswa di Desa Tumbang Tangoi, Kecamatan Petak Malai, Kabupaten Katingan, masih harus menyeberangi sungai menggunakan perahu untuk pergi ke sekolah.
Kondisi tersebut menjadi perhatian DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng). Sekretaris Komisi III DPRD Kalteng, Bryan Iskandar, meminta pemerintah memprioritaskan pembangunan infrastruktur dasar di wilayah pedalaman.
“Masih ada anak-anak yang harus menyeberangi sungai untuk bersekolah karena belum tersedia jembatan,” kata Bryan, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, kondisi tersebut menunjukkan masih adanya keterbatasan akses pendidikan di wilayah pedalaman.
Bryan mengatakan pembangunan jalan dan jembatan harus disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat di lapangan.
“Jalan dan jembatan harus menjadi bagian penting dalam prioritas anggaran,” ujarnya.
SD Negeri 1 Tumbang Tangoi berada cukup jauh dari pusat Kabupaten Katingan. Kondisi geografis juga membuat masyarakat masih mengandalkan jalur darat dan sungai.
Bryan berharap pemerintah memberi perhatian lebih terhadap pembangunan infrastruktur di daerah terpencil.
“Anak-anak harus mendapatkan akses sekolah yang aman dan mudah,” katanya. (sb/*)