RSUD dr Murjani Sampit melaksanakan rapat membahas inovasi DIGI-CARE. (FOTO: ISTIMEWA)
SB, SAMPIT – RSUD dr Murjani Sampit terus mendorong peningkatan mutu pelayanan kesehatan melalui pemanfaatan teknologi digital.
Salah satunya dengan menghadirkan DIGI-CARE (Digital Informasi Complain, Adverse Event dan Real-time Evaluation). Sistem ini dirancang untuk mempercepat pengelolaan informasi, laporan insiden keselamatan pasien, hingga evaluasi pelayanan.
Wakil Direktur Pelayanan Kesehatan RSUD dr Murjani Sampit, dr. H Anggun Iman Hernawan, mengatakan DIGI-CARE menjadi bagian dari upaya rumah sakit memberikan pelayanan yang lebih cepat dan responsif.
“Melalui DIGI-CARE, pengelolaan pelayanan dikembangkan menuju sistem yang lebih terintegrasi dan berbasis digital,” kata dr Iman, Selasa (11/8/2026).
Menurutnya, sistem tersebut menggabungkan tiga hal penting, yakni pengelolaan komplain, pelaporan insiden keselamatan pasien atau adverse event, serta evaluasi indikator pelayanan secara real-time.
Dengan sistem itu, setiap laporan yang masuk dapat segera diterima, dicatat, dianalisis, dan ditindaklanjuti.
“Sistem ini diharapkan dapat membantu informasi diterima lebih cepat, terdokumentasi dengan baik, kemudian dianalisis dan segera ditindaklanjuti sebagai bahan evaluasi serta pengambilan keputusan,” ujarnya.
Iman menegaskan, penerapan DIGI-CARE bukan hanya soal mengubah sistem manual menjadi digital. Lebih dari itu, teknologi tersebut diharapkan mendorong perubahan budaya kerja di lingkungan rumah sakit.
“Transformasi digital bukan sekadar perubahan dari proses manual menjadi elektronik, tetapi juga membangun budaya kerja yang lebih transparan, cepat, akuntabel, kolaboratif, dan berorientasi pada perbaikan berkelanjutan,” tegasnya.
Ia berharap seluruh informasi yang muncul dalam pelayanan dapat menjadi bahan evaluasi dan tidak berhenti sebagai laporan semata. Dengan DIGI-CARE, RSUD dr Murjani Sampit menargetkan pelayanan yang semakin cepat, terukur dan responsif, sekaligus memperkuat keselamatan serta kepuasan pasien. (sb/*)