Disdukcapil Kotim Jemput Bola Layani Adminduk ke Rumah Warga
SB, SAMPIT - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) terus memperluas akses pelayanan administrasi kependudukan (adminduk) melalui inovasi Jelawat Dumah atau Jemput Bola Layani Warga Terintegrasi Datang ke Rumah.
Program tersebut menyasar masyarakat yang memiliki keterbatasan untuk datang langsung ke kantor Disdukcapil, terutama lanjut usia (lansia), penyandang disabilitas, serta warga yang mengalami penyakit kronis.
Kepala Disdukcapil Kotim, Wiyono, mengatakan keterbatasan fisik, kendala transportasi hingga faktor ekonomi kerap menjadi hambatan bagi sebagian masyarakat dalam mengurus dokumen kependudukan. Karena itu, melalui Jelawat Dumah, pihaknya mendatangi langsung warga yang membutuhkan pelayanan adminduk di kediaman mereka.
“Melalui inovasi Jelawat Dumah, pelayanan administrasi kependudukan hadir lebih dekat dengan masyarakat. Kami mengutamakan kemudahan, kecepatan, kepastian, serta penghematan waktu dan biaya bagi warga,” kata Wiyono, Sabtu (19/9/2026).
Berbagai dokumen kependudukan dapat dilayani melalui program tersebut, di antaranya Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP), Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, serta dokumen administrasi kependudukan lainnya.
Menurut Wiyono, pelayanan jemput bola tersebut diberikan secara gratis sebagai upaya memastikan seluruh masyarakat memperoleh hak atas dokumen kependudukan tanpa terkendala kondisi maupun jarak.
Selain mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, program Jelawat Dumah juga menjadi bagian dari upaya Disdukcapil dalam meningkatkan kualitas basis data kependudukan di daerah.
“Sehingga pemerintah memperoleh data kependudukan yang semakin tertib, akurat dan mutakhir, untuk mendukung berbagai kebijakan pembangunan di Kotim,” jelasnya.
Disdukcapil Kotim berkomitmen terus menghadirkan pelayanan adminduk yang mudah diakses, khususnya bagi masyarakat yang membutuhkan perhatian dan pelayanan secara langsung di tempat tinggalnya.
Melalui inovasi tersebut, pemerintah daerah berupaya memastikan pelayanan administrasi kependudukan dapat dirasakan secara adil, merata dan inklusif oleh seluruh masyarakat Kotim. (f1/sb)