Lewati ke konten utama
Pemkab Murung Raya

Pemkab Mura Dorong Produk Lokal Tembus Pasar Digital

Redaksi 13-10-2026, 10:04 WIB 2 menit baca
Sekda Mura, Lynda Kristiane resmi membuka Pelatihan Digital Marketing UMKM Tahun 2026. (FOTO:ISTIMEWA)
Sekda Mura, Lynda Kristiane resmi membuka Pelatihan Digital Marketing UMKM Tahun 2026. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PURUK CAHU – Pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Murung Raya didorong semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi digital agar mampu memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk lokal. Upaya tersebut diwujudkan melalui Pelatihan Digital Marketing UMKM Tahun 2026 yang resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Murung Raya, Lynda Kristiane, mewakili Bupati Heriyus, di GPU Tira Tangka Balang, Senin (12/10/2026).

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari, 12–13 Oktober 2026, ini menjadi salah satu langkah Pemerintah Kabupaten Murung Raya dalam memperkuat kapasitas pelaku UMKM, mulai dari pemasaran digital, pengelolaan usaha, hingga pemanfaatan teknologi untuk menjangkau konsumen yang lebih luas.

Dalam sambutan Bupati Murung Raya yang dibacakannya, Lynda menegaskan bahwa UMKM memiliki peran strategis dalam menggerakkan perekonomian daerah, membuka lapangan kerja, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Pemkab Mura berharap pelatihan ini membantu UMKM memperluas pasar, meningkatkan pendapatan, dan memperkuat ekonomi masyarakat demi mewujudkan Murung Raya Hebat, Semakin Maju, Semakin Sejahtera,” tuturnya.

Menurutnya, kemampuan memasarkan produk secara digital perlu diimbangi dengan pengelolaan usaha yang baik. Pelaku UMKM tidak cukup hanya memiliki produk yang berkualitas, tetapi juga harus memahami kondisi keuangan usaha agar dapat berkembang secara berkelanjutan.

Karena itu, peserta didorong membiasakan pencatatan keuangan secara tertib, mulai dari pemasukan, pengeluaran, modal usaha, hingga keuntungan. Dengan pencatatan yang jelas, pelaku usaha dapat mengevaluasi perkembangan bisnis dan mengambil keputusan yang lebih tepat.

Tantangan tersebut semakin penting seiring pertumbuhan jumlah UMKM di Murung Raya yang diperkirakan meningkat dari sekitar 7.000 menjadi 9.000 unit. Pertumbuhan ini perlu diikuti peningkatan kualitas produk, kemasan, pelayanan, serta tata kelola usaha agar pelaku UMKM mampu bersaing di pasar yang semakin kompetitif.

Pemanfaatan platform digital seperti Shopee, Tokopedia, Lazada, dan TikTok Shop juga menjadi salah satu strategi yang didorong pemerintah daerah. Melalui platform tersebut, produk lokal berpeluang menjangkau konsumen di luar wilayah Murung Raya tanpa hanya bergantung pada penjualan secara langsung.

Selain meningkatkan kemampuan pemasaran, Pemkab Murung Raya turut mendukung pengembangan usaha melalui program Kredit Usaha Bersubsidi untuk membantu memperluas akses pembiayaan bagi pelaku UMKM.

Kegiatan pembukaan pelatihan ini dihadiri sejumlah kepala perangkat daerah, perwakilan perbankan, serta para narasumber yang akan memberikan materi kepada peserta.

Melalui pelatihan ini, Pemkab Murung Raya berharap pelaku UMKM semakin siap memanfaatkan peluang ekonomi digital, memperbaiki pengelolaan usaha, dan meningkatkan nilai jual produk lokal. Dengan demikian, UMKM diharapkan dapat tumbuh lebih kuat dan memberikan kontribusi nyata bagi perekonomian serta kesejahteraan masyarakat Murung Raya. (sb/*)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard