Lewati ke konten utama
HUKUM

Akibat Kabut Asap, Dua Pengendara Tewas Kecelakaan

Redaksi 23-10-2026, 14:03 WIB 2 menit baca
Tampak petugas mengevakuasi pengendara yang mengalami kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman Sampit. (FOTO: ISTIMEWA)
Tampak petugas mengevakuasi pengendara yang mengalami kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman Sampit. (FOTO: ISTIMEWA)

SB, SAMPIT – Kabut asap tebal yang menyelimuti Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), meningkatkan risiko kecelakaan di jalan raya. Dalam dua hari berturut-turut, kecelakaan terjadi di dua lokasi berbeda. Insiden terbaru di Jalan Jenderal Sudirman Km 10, Jumat (23/10/2026) pagi, menewaskan dua pria yang mengendarai sepeda motor.

Kecelakaan maut tersebut melibatkan sepeda motor dan truk bak terbuka. Kedua korban meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius. Peristiwa ini menjadi perhatian di tengah kondisi kabut asap yang membatasi jarak pandang dan menyulitkan pengguna jalan melihat kendaraan di depannya.

Sehari sebelumnya, Kamis (22/10/2026), kecelakaan juga terjadi di Bundaran 0 Kilometer Sampit. Sebuah mobil Toyota Rush menabrak kawasan bundaran hingga mengalami kerusakan pada bagian depan. Pengemudinya sempat dibawa ke RSUD dr Murjani Sampit untuk mendapatkan penanganan medis.

Hardi, seorang sopir truk yang berada di sekitar lokasi kecelakaan terbaru, mengakui kabut asap membuat aktivitas berkendara semakin berbahaya. Menurutnya, kendaraan di depan sulit terlihat sehingga pengemudi harus ekstra hati-hati untuk menghindari tabrakan.

“Saya sebagai sopir truk, memang kondisi seperti ini sangat bahaya, apalagi kendaraan di depan itu tidak terlihat. Kecelakaan pagi ini salah satu yang nyata sangat berbahaya di jalan raya,” kata Hardi.

Kabut asap dapat mengurangi jarak pandang dan memperlambat respons pengemudi saat menghadapi situasi darurat. Ketika kendaraan di depan sulit terlihat, risiko tabrakan meningkat, terutama jika pengendara melaju dengan kecepatan tinggi atau tidak menjaga jarak aman.

Meski dua kecelakaan tersebut terjadi saat kabut asap menyelimuti Sampit, penyebab pasti kedua insiden belum dipastikan. Satlantas Polres Kotim masih menyelidiki kecelakaan di Jalan Jenderal Sudirman Km 10, sedangkan kendaraan yang terlibat telah diamankan untuk kepentingan pemeriksaan.

Pengguna jalan diimbau mengurangi kecepatan, menyalakan lampu kendaraan, menjaga jarak aman, serta menghindari manuver mendadak. Jika jarak pandang terlalu terbatas, pengendara sebaiknya mencari tempat aman untuk berhenti dan melanjutkan perjalanan setelah kondisi memungkinkan. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard