Lewati ke konten utama
DPRD Kotawaringin Timur

DPRD Kotim Ajak Pemuda Tertib Salurkan Air Bersih dan Bantu Masyarakat

Redaksi 07-11-2026, 12:44 WIB 2 menit baca
Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha
Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha

SB, SAMPIT - Kalangan pemuda di Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) diharapkan lebih aktif mengambil peran dalam kegiatan sosial, terutama membantu masyarakat yang masih mengalami kesulitan mendapatkan air bersih.

Ketua Komisi I DPRD Kotim, Angga Aditya Nugraha, mengajak komunitas dan organisasi kepemudaan untuk terlibat langsung dalam berbagai kegiatan kemanusiaan.

"Kontribusi generasi muda tidak hanya dibutuhkan melalui ide dan kreativitas, tetapi juga aksi nyata yang memberikan manfaat bagi masyarakat," kata Angga, Sabtu (7/11/2026).

Angga mengatakan, kondisi Kotim saat ini mulai berangsur membaik setelah sebelumnya dilanda kebakaran hutan dan lahan (karhutla) serta kabut asap. Kualitas udara mulai menunjukkan perbaikan dan aktivitas transportasi kembali berjalan normal.

Meski demikian, persoalan ketersediaan air bersih masih menjadi pekerjaan yang perlu mendapat perhatian bersama. Karena itu, ia berharap penyaluran air bersih kepada masyarakat tidak hanya mengandalkan pemerintah, warga, maupun pengurus RT, tetapi juga melibatkan kelompok relawan dari kalangan pemuda.

"Harapan kami, anak-anak muda juga bisa ikut bergerak membantu penyaluran air bersih kepada masyarakat. Jadi, kepedulian ini tidak hanya dilakukan warga dan RT, tetapi juga melibatkan relawan-relawan pemuda," ujarnya.

Ia menilai, keterlibatan pemuda dalam kegiatan sosial merupakan bentuk kepedulian sekaligus kontribusi nyata terhadap pembangunan daerah.

Selain membantu memenuhi kebutuhan masyarakat, kegiatan tersebut juga dapat membentuk karakter generasi muda agar lebih peduli, bertanggung jawab, dan peka terhadap persoalan lingkungan sekitar.

Angga mencontohkan kelompok relawan di wilayah Mentawa Baru Hilir, Kecamatan Mentawa Baru Ketapang (MB Ketapang), yang sebagian anggotanya merupakan pelajar tingkat SMP dan SMA.

Menurutnya, inisiatif para pelajar tersebut patut diapresiasi karena menunjukkan bahwa kepedulian sosial dapat tumbuh sejak usia dini. Keterlibatan mereka juga menjadi kegiatan positif untuk mengisi waktu luang sekaligus memberikan manfaat bagi lingkungan.

"Ini patut kita apresiasi. Anggotanya anak-anak muda, bahkan ada yang masih pelajar SMP dan SMA. Mereka mau terlibat dalam kegiatan sosial dan membantu masyarakat. Ini merupakan kontribusi yang sangat berarti bagi daerah," ungkapnya.

Ia berharap semakin banyak komunitas dan organisasi kepemudaan di Kotim yang tergerak melakukan kegiatan serupa.

"Dengan keterlibatan mereka kepada masyarakat termasuk persoalan sosial, termasuk pemenuhan kebutuhan air bersih, dapat ditangani melalui semangat gotong royong," pungkasnya. (f1/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard