Petugas BPBD Kabupaten Lamandau sambangi rumah warga yang terdampak banjir. FOTO : ISTIMEWA
SB, NANGA BULIK - Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lamandau dampak luapan aliran dua sungai, Sungai Bulik dan sungai Batang Kawa menyebabkan ratusan rumah di dua kecamatan terendam banjir, Selasa (14/3/2023).
"Hujan deras dengan intensitas tinggi beberapa hari belakangan ini, mengakibatkan banjir di wilayah hulu kabupaten Lamandau, Sejumlah desa di dua kecamatan sudah terendam sejak, Jumat tanggal (10/3/2023)," ungkap Plt Kepala Pelaksana BPBD kabupaten Lamandau, Gustoni.
Gustoni menerangkan durasi dan intensitas hujan cukup tinggi, sekitar 5-6 jam sehingga menyebabkan meluapnya Sungai Bulik, dan Batang Kawa yang merendam pemukiman rumah warga. Bahkan minggu lalu BPBD Kabupaten Lamandau telah melakukan monitoring ke lapangan.
"Hasilnya di wilayah Kecamatan Bulik Timur Desa Pedongatan ada 58 KK / 298 Jiwa yang terdampak atau rumahnya terendam banjir, Selain itu banjir juga telah merendam 1 fasilitas umum dan 3 fasilitas sosial," jelasnya.
Kemudian, lanjutnya, Kecamatan Batang Kawa banjir merendam di Desa Mengkalang sebanyak 8 KK /31 Jiwa dan di desa Kinipan 3 KK/ 11 Jiwa, di Desa Pedongatan Kondisi air masih terus bertambah dengan ketinggian air di perumahan penduduk kurang lebih 100 cm.
"Selain monitoring BPBD Kabupaten Lamandau juga kirim bantuan untuk menyelamatkan harta benda warga, agar tidak terendam banjir," ucapnya.
Lanjutnya, mengingat kondisi cuaca yang diprediksi masih akan sering turun hujan dalam sepekan kedepan, dihimbau kepada seluruh masyarakat untuk lebih waspada, Khususnya yang tinggal di bantaran sungai dan daerah rawan banjir.
"Karena setelah banjir di hulu biasanya akan diikuti banjir di wilayah hilir sungai," tandasnya. (adm)