Lewati ke konten utama
Pemkab Kotawaringin Timur

Tingkatkan Kualitas SDM SPBE, Kadis Kominfo Ikuti Asistensi dan Bimbingan Teknis

Redaksi 29-05-2023, 10:31 WIB 2 menit baca
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotim, Marjuki berfoto bersama kepala Dinas Provinsi Kalteng disela mengikui cara asistensi dan bimbingan teknis penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE. (FOTO:DISKOMINFO KOTIM)
Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kotim, Marjuki berfoto bersama kepala Dinas Provinsi Kalteng disela mengikui cara asistensi dan bimbingan teknis penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE. (FOTO:DISKOMINFO KOTIM)

SB, SAMPIT – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Marjuki didampingi Kepala Bidang Teknologi Informasi dan Persandian, Hendra Santoso menghadiri kegiatan asistensi dan bimbingan teknis penyusunan arsitektur dan peta rencana Sistem Pemerintah Berbasis Elektronik (SPBE) yang dilaksakan oleh Pemerintah Provinsi Kalteng pada Senin (29/5/2023).

Kegiatan yang berlangsung di Bappedalitbang Provinsi Kalteng tersebut dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia (SDM) Suhaemi.

Dalam sambutan Sekda Kalteng, Nuryakin dibacakan Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia mengatakan, pendampingan teknis SPBE yang dilakukan oleh Kementerian PAN-RB adalah untuk mendorong integrasi sistem pemerintahan berbasis elektronik.

“Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah memberikan apresiasi dan dukungan penuh terhadap kegiatan pendampingan teknis SPBE ini. Kami yakin bahwa implementasi SPBE yang terintegrasi dengan baik akan mendorong efisiensi dan efektivitas pelayanan publik di seluruh pemerintah daerah di provinsi Kalimantan Tengah,” ujarnya.

Sementara dilokasi yang sama, Analis Kebijakan Asdep Perumusan Kebijakan dan Koordinasi Penerapan SPBE KemenPANRB, Sammy Primadi Bakrie mewakili Asdep SPBE KemenPANRB, menyampaikan ini merupakan upaya serius pemerintah dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) SPBE serta mewujudkan layanan digital yang terpadu di Indonesia.

Sammy menjelaskan, bahwa SPBE telah menjadi tren dalam transformasi digital Indonesia. Juga SPBE merupakan sistem yang mampu meningkatkan kinerja dan efektivitas pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi. Pengembangan arsitektur SPBE menjadi hal yang sangat penting guna menciptakan sistem yang terkoneksi, efektif, efisien, dan terintegrasi dalam memberikan layanan publik yang berkualitas.

“Dalam era digital, SPBE menjadi fondasi utama dalam transformasi pemerintahan. Dengan mempercepat proses dan meningkatkan efektivitas, dan memberikan dampak yang signifikan bagi layanan publik. Oleh karena itu, pengembangan arsitektur SPBE menjadi kunci dalam memastikan bahwa sistem ini dapat terkoneksi dengan baik, berjalan secara efektif dan efisien, serta terintegrasi dalam memberikan layanan publik yang berkualitas,” jelas Sammy.

Terpisah, Kepala Diskominfo Kotim, Marjuki berharap dengan kegiatan asistensi dan bimbingan teknis yang bertujuan untuk penyusunan arsitektur dan peta rencana SPBE.

“Dengan kegiatan itu pemerintah daerah memperoleh panduan yang jelas dan terarah dalam menyusun arsitektur SPBE yang terkoneksi dengan baik dan efektif, sehingga dampat memberikan pemahaman yang lebih mendalam mengenai tahapan dan proses yang diperlukan dalam pengembangan SPBE di pemerintah daerah,” tuturnya. (kominfo/sb)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard