Kepala Dinkes Kotim Harapkan Nakes Pahami RUU Kesehatan
SB, SAMPIT - Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Umar Kaderi meminta kepada seluruh tenaga kesehatan (Nakes) wilayah setempat harus memahami lebih dulu tentang isi RUU Kesehatan, kemudian dibandingkan dengan kondisi wilayah, Minggu (4/6/2023).
Umar Kaderi mengatakan, setidaknya RUU Kesehatan mendukung transformasi kesehatan di Indonesia karena dinilainya saat ini layanan kesehatan belum merata.
Karena menurutnya, RUU kesehatan juga bertujuan meningkatkan kemandirian di sektor farmasi dan alat kesehatan.
“Banyak pro dan kontra diantara kita. Oleh karena itu saya minta seluruh Nakes di Kotim sama-sama kita menyikapi hal ini dengan memahami isinya. Karena di Kotim masih butuh tenaga kesehatan terutama dokter dimana RUU ini sudah bisa bantu dengan pelayanan kesehatan merata,” kata Umar Kaderi.
Lanjutnya, jumlah penduduk di Kotim 460 ribu jiwa harusnya dokter 460 tapi kenyataanya berbanding terbalik. Kotim masih kekurangan dokter umum untuk ditempatkan di setiap Puskesmas dan dokter spesialis juga masih kekurangan di RSUD dr Murjani Sampit.
“Dengan adanya RUU ini mudah mudahan bisa menjawab semua tantangan kita selama ini untuk merubah tatanan layanan kesehatan kita di Kotim. Olehnya itu kami mohon teman teman se profesi untuk menyikapi dan memahami terlebih dahulu disesuaikan dengan kondisi layanan kita saat ini,” harapnya.
Dirinya kesehatan nantinya bisa hadir membangun tata kelolah layanan kesehatan secara menyeluruh dan oragnisasi profesi menjadi operator yang berkewajiban meningkatkan kesejahteraan dan kemampuan anggota. (f1/sb)