seputarborneo.news@gmail.com

082253082672

Kodim 1017 Lamandau Gelar Apel Pasukan Gabungan Kesiapsiagaan Tangani Karhutla

by Redaksi - Tanggal 03-08-2023,   jam 09:10:09
Komandan Kodim 1017/lmd Letkol Arm Ari Sugiarto bersama pihak terkait ketika gelar Apel Pasukan Gabungan. FOTO : ISTIMEWA Komandan Kodim 1017/lmd Letkol Arm Ari Sugiarto bersama pihak terkait ketika gelar Apel Pasukan Gabungan. FOTO : ISTIMEWA

SB, NANGA BULIK - Kodim 1017/ Lamandau melaksanakan gelar Apel Pasukan Gabungan Kesiapsiagaan menangani Karhutla di halaman makodim jalan Trans Kalimantan KM. 3 desa kujan Kecamatan bulik Kabupaten Lamandau, Rabu (2/08/2023). 

Kegiatan tersebut diikuti oleh anggota TNI, Polri, BPBD, satuan pemadam kebakaran, organisasi masyarakat (Pemuda Pancasila, Fordayak, Batamad dan masyarakat peduli api). 

Dalam dua minggu terakhir curah hujan di Kabupaten Lamandau sangat rendah sehingga memungkinkan tingkat kebakaran hutan dan lahan (hotspot) kembali meningkat di Kabupaten Lamandau.

Untuk itu komandan Kodim 1017/lmd menginisiasi perlunya mengatasi dan menanggulangi terjadinya kebakaran yang rawan meluas yang berdampak pada bencana asap yang berpengaruh terhadap berbagai sektor baik kesehatan, transportasi, pendidikan, dan ekonomi daerah, nasional bahkan internasional seperti yang pernah terjadi tahun-tahun sebelumnya.

"Tentunya kita sama-sama menginginkan di tahun ini tidak akan kembali terulang," ujar Letkol Arm Ari Sugiarto.

Komandan Kodim 1017/lmd Letkol Arm Ari Sugiarto S.Sos menyampaikan, perlunya kesiapsiagaan dan tindakan baik dari TNI dan Polri, BPBD, organisasi masyarakat dan masyarakat peduli api agar selalu kompak dan bersinergi.

Dirinya menambahkan perlu adanya perencanaan yang matang baik dari sisi tenaga yang terlatih, alat peralatan yang memadai, komunikasi, anggaran dan lain sebagainya.

"Pos-pos pendekat juga perlu dibuat pada tempat-tempat yang paling rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan, petakan daerah-daerah yang rawan terjadi kebakaran serta tempat-tempat penampungan air juga perlu dicek, dan di data sehingga saat kejadian darurat pemadaman api kita sudah tidak kesulitan lagi," pungkasnya. (by/sb)