Dinkes Terus Menekan Angka Stunting Pada Anak
SB, SAMPIT - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) melalui fasilitas kesehatan yang tersebar gencar melakukan sosialisasi stunting. Berbagai upaya dilakukan Dinkes Kotim agar anak yang ada di Kotim terbebas dari stunting.
"Upaya pencegahan stunting melalui deteksi dini balita yang mengalami weight faltering, berat badan kurang, serta gizi kurang yang ditemukan di Posyandu dan ditangani sesuai standar tata laksana stunting di Puskesmas," kata Kepala Dinkes Kotawaringin Timur, Umar Kaderi saat dikonfirmasi pada Kamis (3/8/2023).
Dirinnya juga mengatakan, pemanfaatan buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) perlu ditingkatkan, karena buku KIA merupakan perangkat untuk memantau tumbuh kembang balita dari bulan ke bulan.
Lanjutnya, untuk penanganan stunting pada anak dan perbaikan kemiskinan ekstrem merupakan satu program prioritas pemerintah Kotim. Maka dari itu pihaknya tetap melakukan sosialisasi dan posyandu untuk menekannya.
"Selain itu juga kami melakukan edukasi kepada masyarakat agar paham akibat dari pernikahan dini. Salah satu program edukasi Dinkes adalah memastikan para remaja wanita tidak kekurangan darah. Petugas kami setiap puskesmas memberikan remaja wanita tablet zat besi pada saat bersosialisasi ke masyarakat,” tutupnya. (f1/sb)