Pemanfaatan PMT Lokal Untuk Penurunan Angka Stunting
SB, SAMPIT - Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim), Ali SKM MKes mengajak seluruh masyarakat untuk bekerjasama dalam memerangi stunting, wasting, underwaight dan obesitas melalui pemenuhan asupan gizi dengan PMT lokal yang tersedia di sekitar lingkungan masing-masing, Selasa (8/8/2023).
Ali mengatakan, bahan pangan lokal relatif lebih mudah didapat di hampir semua daerah. Dengan demikian untuk menjalankan program ini akan lebih mudah dilaksanakan.
"Pemanfaatan pangan lokal ini sebagai PMT tentu sangat diperlukan guna mencapai status gizi yang baik. Karena ini juga sesuai program Menkes RI yaitu Pemberian Makanan Tambahan (PMT) diyakini akan menurunkan angka stunting. Apalagi jika PMT tersebut berbasis bahan pangan lokal,” kata Ali.
Lanjutnya, pemerintah juga memberikan dukungan serta membuat strategi-strategi baru untuk pembangunan khususnya perbaikan gizi masyarakat. Selain itu perlu ada intervensi lebih lanjut agar persoalan gizi bisa dituntaskan, dengan begitu masyarakat terutama anak balita dan ibu hamil memiliki gizi baik.
"Menekan angka stunting juga program prioritas pemerintah darinya itu selain pemanfaatan pangan lokal kami juga diamanati bupati anggaran PMT bisa semaksimal mungkin untuk menekan penurunan stunting,” ungkapnya. (f1/sb)