Lewati ke konten utama
Pemko Palangka Raya

Tandatangani Prasasti Sandung Ngabe Soekah Bentuk Pelestarian Budaya

Redaksi 12-08-2023, 01:31 WIB 1 menit baca
Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin saat menandatangani Prasati Sandung Ngabe Soekah. (FOTO:ISTIMEWA)
Walikota Palangka Raya, Fairid Naparin saat menandatangani Prasati Sandung Ngabe Soekah. (FOTO:ISTIMEWA)

SB, PALANGKA RAYA – Sebagai bentuk penghargaan dan penghormatannya, atas perjuangan melawan penjajah serta membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi warga Pahandut selama Ngabe Soekah menjadi kepala Desa di Pahandut. Maka Wali Kota Palangka Raya, Fairid Naparin menandatangani Prasasti Sandung Ngabe Soekah yang terletak di Jalan Dr Murjani Kota Palangka Raya, Jumat (11/08/2023) kemarin.

“Selama kepemimpinannya di Desa Pahandut pada zamannya, menjadi maju dan berkembang pesat, warganya juga hidup makmur dan sejahtera sehingga Soekah terkenal di desa-desa,” kata Fairid usai menandatangani prasasti.

Dia mengungkapkan, selama kepemimpinannya patut untuk dijadikan sebagai contoh demi membawa Kota Palangka Raya menjadi Kota yang aman, tentram dan terutama menjadikan lebih maju lagi.

Fairid menyebut, kegiatan yang dilakukan merupakan salah satu upaya dalam pelestarian budaya serta untuk mempertahankan nilai-nilai seni budaya.

“Nilai tradisionalnya, dengan mengembangkan perwujudan yang bersifat dinamis, luwes dan selektif, serta menyesuaikan dengan situasi dan kondisi yang selalu berubah dan berkembang,” ungkapnya.

Ngabe Sukah merupakan seorang tokoh masyarakat Dayak yang disegani di Desa Pahandut, dan pernah sebagai kepala desa Pahandut sehingga desa tersebut menjadi maju dan berkembang pesat. warganya hidup makmur dan sejahtera.

Atas jasa-jasanya dalam memimpin Desa Pahandut, Pemerintah Hindia Belanda memberi gelar Ngabe Anom kepada Ngabe Soekah. Namun Masyarakat lebih mengenal dengan sebutan akrab tetapi mengundang rasa hormat yaitu Ngabe Soekah. (mda/ok)

Berita Terkait

Ruang Iklan Leaderboard