Salah satu Narsum dari DLH memberi materi dihadapan awak media pada acara peran media pada mitigasi. (FOTO:SEPUTAR BORNEO)
SB, PALANGKA RAYA – Plt Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya, Emi Abriyani membuka kegiatan peran media dalam mitigasi Karhutla di Cafe Jesika Jalan Yos Sudarso.
"Hari ini kita melaksanakan kegiatan mitigasi Karhutla bersama media, karena peran media sangat penting dalam mensosialisasikan kepada masyarakat sebagai ujung tombaknya dalam memberikan informasi," ucapnya, Sabtu (9/9/2023).
Dia menyebut, bahwa kegiatan itu bertujuan untuk menyamakan visi misi dan presepsi seluruh pemerintah, masyarakat dan media dalam menangani serta menghadapi kasus Karhutla agar permasalahan tersebut dapat segera diselesaikan.
Menurut perkiraan dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Palangka Raya Kemarau ini diperkirakan sampai pada bulan Oktober dan pada awal bulan November diperkirakan mulai turun hujan tetapi masih dipengaruhi El Nino.
"Pada awal November diperkirakan sudah mulai turun hujan, tapi masih adanya pengaruh dari El Nino, itu yang mengakibatkan kemarau menjadi cukup panjang dan cuaca panas menjadi semakin meningkat," ujar Emi Abriyani.
Dirinya berharap dengan adanya kegiatan ini media dapat mensosialisasikan kepada masyarakat apa manfaat dan keuntungan dari menjaga hutan.
Dalam kegiatan tersebut juga menghadirkan tiga narasumber diantaranya, dari Dinas Kesehatan Kota Palangka Raya Nur Ainawiyah, Dari Dinas Lingkungan Hidup Kalteng Merty Ilona dan dari Polresta Palangka Raya Kabag Ops Ganda Napitupulu. (f2/sb)